Rabu, 3 September 2014 | Redaksi | Tentang Kami | Hubungi Kami | Info iklan
Kata Kabar
Home / Hukrim
Polres Bengkalis Kembali Ringkus PNS Penikmat Narkoba
Penulis : budi
Editor : yasier
Katakabar.com | Selasa, 20 Agustus 2013 15:10 WIB
Dibaca: 395
Jumpa_Pers.jpg
Kapolres Bengkalis gelar jumpa pers usai menangkap lima penikmat Narkoba.
Bengkalis (katakabar) - Jajaran Polres Bengkalis kembali mencokok lima orang pemakai Narkoba. Diantaranya satu perempuan karyawan salon di Bengkalis, dua PNS, seorang sipir LP Kelas IIA Bengkalis, dan satu orang Sekretaris Dinas Sosial.

Menurut AKBP Ulung Sampurna Jaya, didampingi Kasat Narkoba AKP Willy Kartamanah, bahwa lima tersangka itu diciduk ditempat yang berbeda. Dua orang yakni IN dan EN ditangkap di Hotel Horizon, Senin (19/8) pada pukul 04.00 WIB, setelah itu dikembangkan kasusnya dan berhasil menangkap MZ di Bantan saat menikmati Sabu-Sabu di rumahnya.

Lalu kasus ini dikembangkan lagi. Sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam, pihaknya  menangkap dua orang lagi IS dan SR yang berprofesi sebagai pegawai negeri di Dinsos Bengkalis.

Ulung juga menjelaskan, baang bukti (BB) yang telah ditemukan diantaranya tujuh HP,  puluhan kaca irek, Sisa-sisa ganja, satu gram sabu-sabu, dua lembar uang dolar Amerika, uang 900 ribu rupiah dan beberapa bungkus bekas sabu-sabu.

"Kasus ini adalah hasil pengembangan pesta Sabu-Sabu di kantor bupati yang lalu. Dan baru saat ini bisa terungkap jaringannya,"  kata Ulung.

Diakatakan, IS merupakan orang dumai yang membawa 6 paket Sabu-Sabu. Tapi setelah di Bengkalis hanya tinggal satu paket saja, 5 paket lainnya sudah terjual. 

"IS ini merupakan target utama kita karena dirinya pemakai dan pengedar. hasil pemeriksaan kita sementara, empat orang lainnya saat ini masih  dikategorikan sebagai pemakai, tapi bisa juga mereka ini nantinya masuk pengedar. Jadi kita lihat saja perkembangannya," terang Kapolres.

Ulung menjelaskan, diperkirakan jika dinilai uang hasil sitaan Polree Bengkalis dari lima orang tersangka tersebut berkisar 4 juta rupiah.



Komentar