Cerita Masa Depan Rokan Hilir

R Hartono, Candra
Cerita Masa Depan Rokan Hilir

jembatan pedamaran

Rokan Hilir (katakabar) - Siapa yang tidak kenal dengan Bagan Siapiapi? Ibu kota Kabupaten Rokan Hilir yang hanya empat jam perjalanan ke arah utara Kota Pekanbaru, Riau. 

Kota ini pernah menjadi Bandar penghasil ikan terbesar seantoro jagad. Dibalik itu, ada pula kisah ritual tahunan ‘Bakar Tongkang’ yang sudah menjadi bahan cerita menarik insan antar benua.

Tapi sesungguhnya, bukan itu saja kekayaan Rokan Hilir yang bisa membuat siapapun berdecak kagum. Masih banyak ‘harta’ yang menghasilkan kisah menarik hingga anak cucu. 

Sebutlah kawasan pantai di pesisir utara. Ada pulau Sinaboy, pulau Berkey hingga pantai Panipahan di arah Barat Laut. Lalu, di bagian tengah ke Barat, Selatan hingga Timur, ada pula kawasan subur seperti di kecamatan Kubu, Bagan Sinembah, Tanah Putih hingga Rimba Melintang yang sudah menghasilkan padi dan jagung. Meski di hampir seluruh kawasan tadi, rerimbunan pohon kelapa sawit sebenarnya sudah memberikan penghidupan.

"Inilah kekayaan tak terhingga yang kami miliki. Makanya, kekayaan ini sudah mulai kami manfaatkan untuk meningkatkan penghidupan masyarakat yang ada di sana,” terang Bupati Rokan Hilir, Suyatno.

Gampangnya akses dari dan ke sebuah daerah diyakini mampu menghadirkan nuansa baru. Interaksi antar sektor pun bermunculan. Misalnya oleh pelaku pertanian --- mulai dari tradisional hingga modern --- dengan perkebunan. Perpaduannya dipastikan menghadirkan sentra perekonomian dan komunitas baru sebagai pelaku ekonomi. 

Sadar akan hal inilah, Suyatno bersama jajaran dan masyarakatnya sepakat untuk mempermudah perhubungan antara Kota Kabupaten, Kecamatan hingga ke Desa-Desa. "Kami sudah buka isolasi itu. Bukankah lantaran mudahnya perhubungan membuat masyarakat kian kreatif?,” Suyatno menggambarkan. 

Sinaboy. Kawasan yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka ini, jauh-jauh hari sudah sangat menjanjikan menjadi kawasan pelabuhan dan industri. Sebab dari sini, untuk menginjakkan kaki di Portklang atau Portdikson, Malaysia, hanya butuh waktu satu setengah jam. Dua pelabuahn lain yang strategis juga ada. Panipahan dan Bagan Siapiapi sendiri.

Dari daratan Sumatera, untuk datang ke pelabuhan Sinaboy, sudah tak susah lagi. Sebab jalan dari Kota Bagan Siapiapi ke Sinaboy sudah dibikin bagus. Tidak dari Bagan saja. Dari Dumai ke Sinaboy juga tak akan susah. Soalnya bersama Pemerintah Provinsi Riau, Rokan Hilir sudah membuka akses ke Kota Industri itu. 

Jarak tempuh dari Sinaboy ke Dumai pun cukup singkat. Hanya 55 kilometer. Jadi orang-orang dan para pebisnis dari Dumai, tak perlu lagi berputar melewati Mandau untuk datang ke Sinaboy atau Bagan Siapiapi. Keadaan inilah nanti yang membuat Sinaboy kian penting.

Lantas, dari Bagan Siapiapi ke Ujung Tanjung yang sudah tembus ke jalan lintas Provinsi --- Riau dan Sumatera Utara --- sudah tidak jadi masalah lagi. Soalnya, jalannya sudah dipermulus.

Lalu dari Bagan Sinembah yang dilintasi oleh jalan antar provinsi itu, tahun depan sudah bisa langsung ke Simpang Kanan hingga ke Pasir Limau Kapas menuju Panipahan di Barat Laut Kota Bagan Siapiapi tadi.

Satu hal yang paling penting, Pemerintah Rokan Hilir sudah tuntas membikin dua jembatan untuk mempersingkat akses dari Bagan Siapiapi ke Kecamatan Bagan Sinembah, Simpang Kanan, Kubu dan Pasir Limau Kapas. 

Jembatan itu melintasi sebuah pulau bernama Pedamaran. Makanya, jembatan tadi diberi nama Pedamaran I dan II.  Jembatan Pedamaran I dibangun sepanjang 70 meter. Jembatan inilah yang menjadi nadi menuju empat kecamatan tadi. 

Kemudian, Jembatan Pedamaran II dibangun sepanjang 110 meter. Ini akan menjadi nadi pula menuju Bagan Siapiapi, Sinaboy hingga Dumai. "Kami membangun jembatan sebab kami yakin, program ini akan bisa mempercepat terbukanya isolasi yang selama ini mengkungkung kawasan pesisir,” kata Suyatno.

"Pulau Pedamaran itu menyimpan banyak keunikan. Belum lagi sungai Rokan yang selalu menghadirkan gejala alam bernama Bono yang bisa menarik minat wisatawan," katanya. 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait