Sentuhan Wakapolresta di RS Bhayangkara

herry
Sentuhan Wakapolresta di RS Bhayangkara

Wakapolres Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata saat menjenguk Aiptu Poniran. foto. ist

Pekanbaru (katakabar) - Lelaki paruh baya ini terharu sekaligus sumringah saat menengok lelaki tegap itu masuk ke ruang tempat dia dirawat dua hari lalu. 

Poniran, anggota polisi berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) ini tak menyangka kalau orang nomor dua di Polres Pekanbaru, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edy Sumardi Priadinata, datang menjenguknya di RS Bhayangkara di jalan Kartini Pekanbaru itu. 

Yang membikin Poniran makin terharu, Edy tak datang sendirian. Selain membawa Kapolsek Kota, Wakasat  Binmas, Kasubag Humas dan Panit Sabhara Polsek Kota, Edy juga memboyong dua orang ustadz untuk berdoa bersama. 

Sehari sebelumnya, Poniran dan istrinya Yendri Fida mengalami kecelakaan di kawasan jalan Danau Buatan, Rumbai Pekanbaru. Itulah yang membikin Poniran harus dirawat. 

Bagi Edy, menengok orang sakit, apalagi menengok orang sakit yang masih ada hubungan adalah kewajiban seorang muslim. 

"Enggak hanya kerabat dekat, tetangga, saudara senasab, sahabat, tapi juga rekan kerja, anggota," katanya.  "Menjenguk orang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah, kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya," Edy merinci.

"Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya" ungkap Edy.

Rasulullah shallallahu alahi wassallam bersabda:
"Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba" (HR. at-Tarmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Terakhir, hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit: "Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh" (HR. al-Bukhari).

Atau doa "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu" (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud).

Sudah tidak terhitung Edy nampak berada di lingkungan orang-orang yang sedang ditimpa kesusahan. Ini pula yang membikin banyak orang merasa heran dan salut terhadap mantan Kapolres Kampar ini. 

"Dulu hidup saya sangat susah. Allah yang kemudian menuntun langkah saya menjadi seperti sekarang. Makanya selagi bisa, saya akan terus berbuat baik kepada sesama lantaran Allah," katanya. 
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait