Begal Mulai Beraksi di Kubang, Hingga Tewaskan Korban

Begal Mulai Beraksi di Kubang, Hingga Tewaskan Korban

Korban Sekarat bersimbah darah, akhirnya meninggal dunia di RS Aulia Hospital

Kampar (katakabar) - Beberapa bulan belakangan ini kisah begal beraksi di Pekanbaru sudah jarang terdengar, hal ini sepertinya dijadikan momen yang tepat untuk para pelaku begal beraksi. Pasalnya, dua minggu terakhir tepatnya di sekitar wilayah Jalan Kubang Raya, Panam sudah dua kasus begal terjadi.

Senin (26/11) lalu seorang wanita menjadi korban para begal ini kala melintas di JL. Kubang tersebut tepatnya pukul 05.00 wib. 

Dan terbaru, warga Jalan Kubang Raya Kilometer 3 Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Riau, Rabu dini hari (6/12) sekitar pukul 04.00 WIB, kembali digemparkan dengan adanya kejadian begal terhadap pengendara motor. Korban yang tengah melintas mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit.
 
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto mengatakan, identitas korban awalnya tidak diketahui karena dompet bersama motornya dirampas para pelaku.

Namun setelah penyelidikan pihak kepolisian, diketahui bahwa korban adalah Feri bin Herman (26) berprofesi sebagai sopir dan berdomisili di Jalan Garuda Sakti Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru.

"Berdasarkan keterangan saksi bernama Taufik, pada pukul 04.00 Wib, dia dibangunkan istrinya karena mendengar suara tabrakan di depan rumahnya. Taufik kemudian keluar dari rumahnya untuk mengetahui apa yang terjadi," kata Deni, Rabu (6/12).

Saat itu, saksi melihat tiga orang laki-laki sedang berdiri dan mendengar suara dari salah satunya yang mengatakan "ambil semua barang yang ada di kantong dan dompetnya". 

Mendengar itu saksi meneriaki dan mengejar pelaku. Namun pelaku langsung melarikan diri ke arah Kubang dengan membawa Motor Yamaha Mio milik korban.

"Melihat korban sudah lemah karena banyak kehilangan darah. Selanjutnya saksi dan warga lainnya yang berdatangan ke lokasi kejadian memberhentikan kendaraan yang lewat dan melarikan korban ke RS Aulia Hospital," jelas Deni.

Lalu sekitar pukul 13.00 WIB, pihak Rumah Sakit Aulia Hospital datang ke Polsek Tambang melaporkan bahwa pagi tadi ada warga mengantarkan seseorang (korban) dalam keadaan terluka dalam kondisi tidak sadarkan diri ke RS Aulia Hospital.

"Pada pukul 05.30 WIB, korban dinyatakan sudah meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan Visum et revertum," kata Deni.

"Petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengungkap kasus ini, mudah-mudahan pelaku segara ditangkap," ujarnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait