Riau Bakal Campur Aspal dengan Karet, Apa Jadinya?

Riau Bakal Campur Aspal dengan Karet, Apa Jadinya?

Pekanbaru (katakabar) - DPRD Riau melihat pemanfaatan komoditas karet untuk campuran material aspal, sebagai peluang besar bagi daerah setempat.

Ketua Komisi IV DPRD Riau yang membidangi infrastruktur Hardianto di Pekanbaru, Rabu, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat telah membahas peluang pemanfaatan hasil produksi perkebunan lokal digunakan untuk pembangunan aspal, semestinya harus direalisasikan, melihat pada daerah lain yang sudah mulai menggunakan kajian ini.

"Kami ada bahas sama PUPR sebelumnya, rencana penggunaan material komoditi lokal sebagai campuran aspal," kata Hardianto.

Di Riau menurut Hardianto ada beberapa daerah penghasil komoditi karet yang cukup banyak, di antaranya Kabupaten Bangkalis, Kampar, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, dan beberapa daerah lainnya.

"Ini kesempatan bagi daerah untuk memaksimalkan penanaman karet, sehingga nantinya karet tidak perlu diekspor lagi, tapi bisa dimanfaatkan langsung di Riau, tentunya dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya," sebutnya.

Menurut Hardianto, ketergantungan terhadap aspal akan lebih berkurang. Kemudian, kualitas jalan nantinya juga akan lebih baik di sini.

"Ketika peluang untuk memanfaatkan bahan tersebut nanti ada, kenapa tidak? Kita harus mengikuti perkembangan dan teknologi, serta kemajuan-kemajuan," kata Hardianto.

"Atas temuan yang sudah teruji tersebut, ini akan banyak menguntungkan bagi kita," sambungnya pula.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait