Soal Bupati Rohil Disebut-sebut Pemakai Narkoba. Aktivis: Tes Rambut Saja!

aziz
Soal Bupati Rohil Disebut-sebut Pemakai Narkoba. Aktivis: Tes Rambut Saja!

Ketua Badan Informasi Nasional Rohil, Rudi Hartono. foto. aziz

Pekanbaru (katakabar) - Humas Pemkab Rokan Hilir (Rohil) membikin rilis bahwa Bupati Rohil, Suyatno, kerap dihajar isu tak sedap jelang Pemilukada. 

Isu tak sedap itu, soal Suyatno yang disebut-sebut pemakai narkoba. Yang terbaru, isu Suyatno pemakai narkoba itu disebarkan oleh mantan anggota DPRD Rohil, Darwis dalam video berdurasi sekitar 5 menit. Video yang sudah diunggah di youtube.com itu sudah ditonton oleh lebih dari 9 ribu netizen.

"Sudah berkali-kali saya diisukan tertangkap menggunakan narkoba. Seingat saya dua kali isu itu dihembuskan. Pertama waktu saya turun ke kecamatan Kubu tahun 2015. Itu persis saat akan Pilkada Rohil. Tapi saya malah diisukan tertangkap di Batam bahkan Jakarta. Waktu saya umroh, saya malah dibilang pula sedang menjalani rehabilitasi," katanya seperti dilansir petunjuk7.com hari ini. 

Suyatno berharap kedewasaan semua pihak dalam berpolitik. Jangan menghalalkan segala cara. "Setiap Pilkada saya dites kesehatan oleh tim independen. Jangankan urine bahka darah saya juga dites dan hasilnya negatif. Kalau nanti sudah ditetapkan sebagai calon Wagubri, saya juga bersedia dicek kembali," katanya. 

Bagi Rudi Hartono, isu yang santer soal Suyatno tadi sebenarnya sangat mengganggu. Apalagi isu itu keluar dari mulut seorang mantan pejabat di Rohil. "Enggak akan ada asap kalau enggak ada api. Enggak akan berani Darwis ngomong di video lalu diunggah di youtube kalau dia tidak punya dasar," kata Ketua Badan Informasi Nasional (BIN) wilayah Rohil ini saat berbincang dengan katakabar.com di Pekanbaru siang ini. 

Rudi sendiri bukan bermaksud mengamini apa yang dibilang Darwis tadi. Tapi, biar sama-sama menepis berita hoax yang kini santer diberangus pemerintah, Suyatno musti angkat bicara. 

"Dia bekas ketua Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Rohil. Bupati Rohil pula. Kami berharap dia bisa menjadi pemimpin yang profesional. Apalagi saat sekarang, masyarakat butuh pembuktian bahwa kelak mereka tidak salah pilih. Biar semua clear dan masyarakat percaya, enggak susah kok untuk tes urine. Jika perlu tes rambut. Sebab pembuktian dari uji rambut jauh lebih akurat. Berani enggak Suyatno melakukan itu?. Jangan cuma statement lewat rilis humas. Langsung saja buktikan. Berani enggak?" ujarnya. 
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait