Terkait Proyek Cetak Sawah Gagal

Fungsi Dewan Harus Dijalankan

Sahdan
Fungsi Dewan Harus Dijalankan

MANDAU (katakabar) - Banyak pihak dan kalangan di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang menyayangkan proyek cetak sawah di Jalan Lintas Sontang, Jembatan I, kawasan pemukiman Sakai, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan dan di Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau telah menghabiskan duit negara Miliaran Rupiah dari APBN dan APBD Provinsi Riau terbuang percuma akibat proyek tersebut gagal total.

Menurut salah seorang pemuka masyarakat Kecamatan Mandau, Irwanto disapa akrab Gope kepada katakabar.com tadi siang mengatakan, dewan pusat maupun Provinsi Riau harus menjalankan fungsinya terhadap proyek cetak  sawah yang gagal total 4 Tahun silam itu.

Kata Gope, dewan yang mensahkan anggaran proyek cetak sawah tidak bisa lepas tanggung jawab apalagi masa bodoh terhadap proyek cetak sawah yang gagal total. 

Itu sebabnya, dewan harus melaksanakan kontrol dan pengawas sesuai undang-undang. Panggil dan minta keterangan Dinas Terkait kenapa proyek cetak sawah yang telah menghabiskan duit rakyat Miliaran Rupiah dibiarkan begitu saja tidak ada tindak lanjut dari program. 

Berita katakabar.com sebelumnya, Majelis Pertimbangan Organisasi KTNA Kabupaten Bengkalis, Refri mengatakan, anggaran proyek cetak sawah yang dibiayai APBN dan APBD Tahun anggaran 2013 lalu yang dilaksanakan di Duri, Kecamatan Mandau perlu diaudit oleh instansi yang berwenang.

"Meski telah bertahun lamanya proyek cetak sawah harus ada yang bertanggung jawab program itu".

Para petani yang tergabung dalam Kelompok tani yang mengelola dan melaksanakan proyek cetak sawah merasa diperalat dan dimanfaatkan meski dalam proses pengolahan dan perawatan serta panen sempat dirasakan akhirnya gagal. 

Dinas Terkait mestinya melakukan pembinaan terhadap petani biar proses  persawahan berkesinambungan sehingga lahan tidak terlantar dan tidak dialih fungsikan.

Nyatanya, Dinas Terkait terkesan diam berdalih dibalik kegagalan proyek sehingga seperi menjadi kelinci percobaan.

Lihat, sekarang apa jadinya lahan bekas persawahan yang telah menghabiskan duit rakyat kini terlantar tidak terurus menjadi semak dan belukar.

Namanya lahan terlantar butuh biaya besar untuk mengolahnya kembali menjadi lahan produktif.
 
Prihatinnya lagi, lahan bekas proyek cetak sawah sudah beralih fungsi menjadi kebun sawit. Impian  Duri punya ratusan hektar persawahan pupus di tengah jalan menjadi cerita nostalgia di masa datang,   tandasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait