Pemprov Kembali Layangkann Surat ke Lippo Karwaci

Pemprov Kembali Layangkann Surat ke Lippo Karwaci

istimewa

PEKANBARU (KATAKABAR)- Kepala Biro Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau Darusman mengatakan telah melayangkan surat ke pihak Lippo Karawaci terkait memorandum kontrak kerja sama bagi hasil Hotel Aryaduta, Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Mantan Kabiro Humas Pemprov Riau ini menyebutkan surat ini dibuat berdasarkan hasil duduk bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Riau pada (25/01/2017) lalu. Yang mana ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi.

Isinya lebih kepada meminta soal pembuktian pernyataan investasi mereka yang sudah menghabiskan duit Rp780 miliar untuk pembangunan Hotel Aryaduta.
 
"Surat ini yang ke empat kita kirimkan ke Lippo Karawaci. Sebelum ada hasil, saya pastikan Pemprov Riau akan terus melayangkan surat ke pihak pengelola Hotel Aryaduta itu," katanya, hari ini.

Cerita Darusman, Pemprov Riau meragukan hal demikian, makanya surat keempat yang dikirim Pemprov Riau kepada pihak Lippo Karawaci, agar mereka bisa melampirkan dokumen lengkap tentang investasi ke hotel yang berdiri di atas lahan milik Pemprov Riau tersebut.

"Pokoknya kami akan kirim surat terus sampai bosan. Sampai kami mendapatkan bagi hasil yang sesuai dari pengelolaan Hotel Aryaduta. Ini kan tujuannya untuk PAD, bukan untuk Pemprov," jelasnya.

Sebagai informasi, Pemprov Riau memberikan 3 tawaran opsi soal deviden yang wajib diserahkan oleh Lippo Karawaci ke Pemprov Riau. Pertama opsi sebesar 15% dari total penghasilan bruto hotel itu, kedua 10% dan opsi ketiga 5%.

Sementara, selama ini Pemprov Riau hanya terima deviden sebesar Rp200 juta dari total penghasil bruto hotel Aryaduta. Angka itu dianggap terlalu kecil sehingga tidak memberi dampak apapun terhadap pembangunan daerah.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :