Peresmian Pasar  Rakyat Tualang

Ini Harapan Syamsuar

Ini Harapan Syamsuar

SIAK (KATAKABAR)- Salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Siak pada sektor perdagangan, adalah mengupayakan pembangunan pada setiap kecamatan, memiliki pasar rakyat yang baik.

Pagi tadi, Bupati Siak Syamsuar melakukan peresmian pasar rakyat Tualang  Kecamatan Tualang.  "Keberadaan pasar rakyat sangat strategis peranannya dalam menggerakkan sektor perdagangan dan perekonomian di daerah," celoteh orang nomor satu di Siak itu,

Apalagi dalam menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat dan komoditi lainnya.  Dengan  mekanisme transaksi tradisional yaitu proses tawar-menawar antara penjual dan pembeli.

"Hal ini tentu sangat berbeda dengan pasar modern di mana harga-harga produk sudah tercantum dengan jelas," jelasnya.

Pasar Rakyar Tualang ini, kata S selain terdiri dari los sebanyak 198 unit dan kios sebanyak 35, juga memiliki fasilitas pendukung yang ditunjukkan untuk mewujudkan rasa nyaman bagi pengunjung misalnya melalui ketersediaan ruangan menyusui bagi ibu-ibu yang mempunyai balita, dan tempat mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Dia menyampaikan maju mundurnya pasar rakyat Kecamatan Tualang nanti, tentunya akan sangat tergantung pada tata kelola pasar.

Cerita Syamsuar, pasar tersebut dapat menghidupkan kembali pasar rakyat sebagai salah satu primadona ekonomi, mengembalikan pasar rakyat sebagai pemasok utama sumber kebutuhan masyarakat dan pasar rakyat dapat diandalkan sebagai rantai penjualan serta tempat interaksi sosial ekonomi yang memiliki aspek sejarah, budaya, dan edukasi.

"Jadi saya berharap, pengelola Pasar pakaian Kecamatan Tualang dapat menerapkan manajemen pengelola pasar yang baik dan transparan ,sesuai peruntukannya pasar rakyat harus terfokus pada peningkatan mutu layanan dan kualitas barang yang diperdagangkan," ujarnya.

"Termasuk ukuran takaran timbangan dan perlengkapan yang telah memenuhi standar  sehingga konsumen memperoleh harga dengan ukuran dan takaran sesuai," sambungnya.

Salah seorang wanita, Widuri (45) mengaku senang, karena adanya pasar tersebut, yang kebetulan tidak jauh dari rumahnya. “Tentu saja kami sangat senang, karena pasar rakyat ini dekat dari rumah," pungkasnya.
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :