APBD Bengkalis Alami Defisit

Kaderismanto : Masyarakat Harus Dikabari

Sahdan
Kaderismanto : Masyarakat Harus Dikabari

istimewa

BENGKALIS (KATAKABAR)- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Kaderismanto mengatakan masyarakat harus dikabari soal kondisi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bengkalis sedang mengalami defisit meski nilainya lumayan besar mencapai Rp 3,6 Triliun lebih.

Hal itu disampaiakannya pada Musrenbang Kecamatan Mandau di gedung Bathin Betuah, Jalan Jenderal Sudirman Duri beberapa hari yang lalu.

"Setelah masyarakat paham dengan kondisi APBD Kabupaten Bengkalis percayalah, rakyat bisa mengerti dan memahami kemampauan anggaran dalam menyerap program segala bidang khususnya struktur dan infrastruktur," jelasnya.

Itu sebabnya, kata dia, pada tahun anggaran 2018 bakal terjadi rasionalisasi besar-besaran di Pemda Kabupaten Bengkalis.

APBD merupakan hasil diskusi antara eksekutif dan legislatif Pemda Kabupaten Bengkalis. "Antara belanja dan pendapatan harus sesuai biar ke depan lebih baik," sebutnya.

Berangkat dari situ ujar politisi partai berlambang moncong putih, diimbau kepada Lurah dan Kades paham dengan usulan skala prioritas.

"Usulan dari masyarakat semua penting tapi ada yang lebih penting dan prioritas karenanya dalam musrenbang 2018-2019 bahas usulan yang skala prioritas".

Diceritakan Kaderismanto, Pemda Bengkalis telah program multi year sebanyak 6 paket yang mengeruk APBD sebesar Rp 1,8 Miliar.

Dari 6 paket proyek Tahun jamak 3 diantaranya berada di Duri, Kecamatan Mandau meliputi, proyek Jalan Lingkar Barat, Islamic Center dan proyek multi year lainnya.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :