Ulah Rekom, 70 Hektar Rawa Beralih Fungsi Jadi Pabrik

Sahdan
Ulah Rekom, 70 Hektar Rawa Beralih Fungsi Jadi Pabrik

DURI (KATAKABAR)- Inpres Tahun 2017 terkait dengan target swasembada pangan yang menjadi nawacita pemerintahan Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla sepertinya tidak berlaku di Duri, Kecamatan Mandau khususnya.

Pasalnya, seluas 70 hentar lahan yang di ganti rugi oleh investor untuk lokasi pabrik kelapa sawit milik PT PCR merupakan lahan rawa eks persawahan.

Dulu, lokasi berdirinya pabrik kelapa sawit milik PT PCR merupakan hamparan persawahan. Warga pemilik tanah beserta warga lainnya bercocok tanam padi di lokasi pabrik kelapa sawit itu, cerita warga, Candra salah satu pemilik lahan seluas 1 hektar yang terkena dampak ganti rugi pembangunan pabrik kepada katakabar.com via selulernya beberapa waktu yang lalu.

Sepengetahuan saya, hampir seluas 70 Hektar lahan rawa yang di ganti rugi oleh PT PCR awal proses pendirian Pabrik Kelapa Sawit.

"Lahan seluas 70 hektar rawa secara hak atas tanah sudah menjadi milik warga. Lahan saya semua 3 hektar di kawasan lokasi berdirinya pabrik tapi yang di ganti rugi hanya seluas 1 hektar", katanya.

Selain lahan persawahan sebagian sudah berubah menjadi pabrik kelapa sawit,  aliran sungai sejenis kanal atau parit besar walau masih ada sebagian dalam lokasi pabrik.

Bila volume air tinggi di musim penghujan lepas kontrol bakal membanjiri kawasan pemukim warga sekitar pabrik kelapa sawit milik PT PCR.

Itu sebabnya, rumah warga sekitar lokasi pabrik kelapa sawit pernah terendam banjir saat volume air tinggi saat curah hujan tinggi di musim penghujan.
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait