Kapolres bersama Wartawan Inhu Deklarasi Berita Hoax

Yuswanto
Kapolres bersama Wartawan Inhu Deklarasi Berita Hoax

Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIk MH, Ketua KPUD Inhu M Amin, Ketua Panwaslu Inhu Ahmad Khaerudin bersama insan pers Inhu foto bersama usai deklarasi anti hoax.

RENGAT (KATAKABAR)- Deklarasi anti hoax semakin gencar dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Polres Inhu sebagai penggagasnya menggandeng seluruh elemen di tengah masyarakat, tidak hanya tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama, tapi juga sejumlah komunitas dan instansi yang ada di Kabupaten Inhu.

Berangkat dari hal itu, Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari SIk MH mengundang sejumlah awak media peliputan Unhu untuk duduk bersama membahas (diskusi-red) diruang pertemuan Rumah Makan Pangeran, Selasa (13/3/2018) di Pematangreba.

Selain itu juga, hadir juga Ketua KPUD Inhu M Amin beserta komisionernya dan Ketua Panwaslu Inhu Ahmad Khaerudin.

Dalam pertemuan itu, Kaoolees menyampaikan pentingnya menangkal hoax terutama dalam menjaga kondusifitas menjelang atau saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 dan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang.

"Hoax itu harus diberantas, karena dampaknya sangat luar biasa merugikan," kata Kapolres.

"Polres Inhu terus mengupayakan pencegahan terhadap penyebaran hoax," tambah Kapolres.

Kapolres menegaskan, melalui personel yang tersebar diseluruh desa diwilayah Inhu, terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyebaran hoax.

"Karena pelaku penyebar hoax dapat dipidanakan," tegasnya.

Kendati begitu, lanjut Kapolres, tidak memungkiri perihal keterbatasan personil untuk menjangkau seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya mengundang KPUD Inhu dan Bawaslu Inhu untuk ikut melakukan perlawanan terhadap hoax.

"Terlebih lagi saat ini menjelang pelaksanaan Pilgubri. Deklarasi anti hoax tersebut juga mendapat dukungan dari KPUD Inhu dan Panwaslu Inhu," ujarnya.

Dalam dari pada itu, Ketua Panwaslu Inhu Ahmad Khaerudin, menyampaikan, hoax menjadi salah satu pengawasan mereka. Terutama ketika berita tersebut merugikan salah satu calon.

"Ketika ada salah satu calon yang merasa dirugikan karena berita hoax dan kemudian melaporkannya, maka kita bisa melakukan pemanggilan dan memeriksa yang menyebarkan hoax tersebut. Apabila ditemukan pelanggaran UU ITE maka Panwaslu akan berkoordinasi dengan Polres Inhu.

Tags :#Inhu

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait