Cerita Alfedri soal Pesantren

Cerita Alfedri soal Pesantren

SIAK (KATAKABAR)- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Siak Alfedri mengatakan pesantren merupakan benteng terakhir bagi generasi supaya tak terjerumus dengan narkoba. Mengingat sekarang banyak remaja-remaja yang terjerumus dengan barang haram itu.

Haal tersebut disampaikannya didampingi Kapolres Siak AKBP. Berliansyah, SIK menghadiri milat pondok pesantren Miftahul Quran ke7 dan Deklarasi Anti Narkoba serta Berita Hoak yang ditaja pengurus pondok bekerjasama dengan GP. Ansor Wilayah Riau Minggu (18/03/2018).

"Saya mengapresiasi kegiatan yang sangat bermanfaat ini, pondok pesantren merupakan benteng terhakir bagi generasi kita agar tidak terjerumus dalam narkoba, karena di pondok mereka diajarkan nilai-nilai spiritual, dan diajarkan tentang bahaya narkoba," kata Alfedri.

"Hari ini awal dimulainya spirit baru, bagaimana kita bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari pengunaan narkotika dan obat terlarang, Karena negara kita saat ini di tetapkan sebagai darurat narkoba," sambungnya.

Karena, kata dia, tidak ada satu kampung pun di negeri ini luput dari peredaran narkoba.  Saat ini BNN Nasional mencatat dalam satu hari ada sekitar 50 orang di negri ini, meninggal akibat pengunaan narkotika dan obat terlarang. Untuk menekan angka peredarannya. Pondok Pesantren merupakan benteng bagi generasi muda, karena di pondok diajarkan nilai-nilai spiritual yang dapat mengarahkan generasi muda jauh dari barang haram tersebut.

Masalah narkoba ini, kata Alfedri, tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah,  BNK, Kepolisian, dan masyarakat saja,  namun kita harus bersama-sama untuk memberantas narkotika dan obat terlarang ini. Pemkab Siak sangat tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer jika terbukti mengunakan narkoba akan di berhentiakan.

"Untuk memutus mata rantai peredaran Narkoba kita sangat tegas terhadap pegawai di Siak, pak bupati H. Syamsuar kemarin memberhentikan pegawai yang tersangkut masalah narkoba. Kemudian beberapa waktu kita juga telah melakukan penandatanganan perjajian bebas narkoba kepada seluruh camat, Penghulu, serta Kepala Sekolah Se-Kabupaten Siak. Ini kita lakukan agar seorang pemimpin di wilayahnya masing-masing agar menjai contoh dan teladan bagi warganya," jelasnya rinci.

Sementara itu Kapolres Siak AKBP. Berliansyah, Sik. Dalam sambutannya mengatakan, mengapresiasi GP. Ansor yang telah menginisiasi acara deklarasi anti narkoba dan bahaya berita Hoks.

Banser GP. Ansor merupakan mitra polisi,  tentunya generasi Ansor jauh dari obat terkadang. Melalui kegiatan ini Berliansyah menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba, sayangi anak-anak kita, karena mereka gernerasi harapan kita.

"Mari kita jihat melawan narkoba, dari lembaga agama seperti pondok pesantran kita harapkan melahirkan generasi yang Qurani," pungkasnya.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait