Menyoal PKS PT PCR di Hunian Warga Talang Mandi

Tim Bakal Beri Penjelasan Ternyata Cuma Janji

Sahdan
 Tim Bakal Beri Penjelasan Ternyata Cuma Janji

BENGKALIS (KATAKABAR)- Kepala DLH Kabupaten Bengkalis, Arman AA hingga kini belum memberikan penjelasan secara kongkrit tentang hasil lab limbah cair PKS PT PCR yang berdiri di kawasan hunian masyarakat.

Padahal limbah cair yang di buang sembarang ke lingkungan berdampak kepada pencemaran lingkungan dan merusak ekosistem serta sangat meresahkan masyarakat sekitar.

"Maaf pak saya lagi acara, tadi saya kontak lab, Insya Allah minggu ini keluar hasilnya. Pada Senen atau Selasa, tim akan kontak bapak untuk menjelaskannya. Mohon sabar pak ya," kata Kepala DLH Kabupaten Bengkalis, Arman AA via pesan singkat handphone pekan keempat Februari 2018 lalu.

Tim bakal memberi penjelasan secara kongkrit terkait hasil lab limbah cair PKS PT PCR yang dinilai mencemari lingkungan hanya janji belaka.

Kepala DLH Kabupaten Bengkalis, Arman AA lucu menimbulkan spekulasi di ranah publik dan memunculkan ragam pertanyaan, ada apa dengan Arman AA dan PT PCR selaku pengelola PKS yang berdiri di tengah hunian masyarakat kelurahan Talang Mandin Kecamatan Mandau.

Seperti diberitakan katakabar.com sebelumnya, aktivis lingkungan dari Yayasan Riau Madani menegaskan, PKS milik PT PCR sangat tidak layak berdiri di sekitar hunian masyarakat.

Kalau pun sudah terlanjur, Pemerintah harus tinjau ulang izin dan perizinan AMDAL PKS.

Bicara soal limbah cair yang di buang ke media lingkungan, dampak dari pencemaran tersebut tidak hari ini tapi bakal berdampak 5 Tahun hingga 10 Tahun mendatang.

"Pemerintah pusat harus tegas kepada Pengusaha khususnya kepada oknum Pemerintah Daerah yang diduga telah bermain-main dengan izin dan perizinan menyangkut hajat hidup orang banyak," pungkasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :