Puasa Ramadhan 1439 H

Penjual Bunga Sambut Peziarah

Sahdan
Penjual Bunga Sambut Peziarah

DURI (KATAKABAR)- Puasa Ramadhan 1439 hijriyah, 2018 tinggal menghitung hari lagi. Menyambut datangnya Bulan Suci, umat muslim di daerah Mutiara Hitam nama lain dari Duri penuh gembira dan suka cita sembari berharap Sang Khaliq memberi kekuatan iman dan taqwa dalam menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, umat muslim Duri melakukan ragam persiapan dari mulai membersihkan masjid dan mushala serta merapikan rumah biar betah dan
nyaman dalam melaksanakan ibadah di Bulan Ramadhan.

Selain itu, tradisi umat muslim menjelang datangnya Bulan Suci
Ramadhan ziarah kubur ke makam keluarga. Salah satu Tempat Pemakaman Umum paling ramai dikunjungi peziarah namanya Imam Bonjol.

TPU Imam Bonjol terletak di Jantung kota Duri persisnya di Jalan Jenderal Sudirman Duri berkisar 100 meter dari kawasan pasar tradisional simpang Padang, Kecamatan Mandau.

Disana, pedagang ragam bunga berjejer di bibir Jalan aspal Jenderal Sudirman Duri mengapit Jalan ke TPU Imam Bonjol hanya berjarak sekitar 50 meter dari Jalan Protokol Duri.

Para peziarah ada yang mengenderai sepeda motor dan mobil pribadi lepas salat suhur berjamaah di masjid secara berkelompok mulai ramai ziarah kubur ke TPU Imam Bonjol.

Sebelum berziarah, warga kota Duri sebagian singgah untuk membeli bunga untuk keperluan ziarah. Sebagian lagi, warga langsung ke TPU Imam Bonjol membersihkan dan berdoa di makan keluarga.

Menurut salah seorang padagang bunga, Rukiyah (45) kepada
katakabar.com Senin (14/5) siang, warga yang ziarah kubur ke TPU Imam Bonjol belum begitu ramai masih terbilang biasa saja.

"Puncak ziarah kubur, biasanya siang sampai sore sehari sebelum Puasa Ramadhan. Santing ramainya warga ziarah kubur di TPU Imam Bonjol, Jalan Jenderal Sudirman bakal macet dan antre panjang di kawasan pintu
masuk TPU Imam Bonjol," katanya.

Kegiatan ziarah kubur menjelang Puasa Ramadhan  sudah menjadi tradisi bagi umat islam Duri menyambut datangnya Bulan Suci Ramdhan setiap tahun.

"Kami warga kelas bawah sejak Bulan Rajab lalu sudah menunggu dan menanti datangnya Bulan Ramadhan. Momen tradisi ziarah kubur dapat dimanfaatkan untuk mengais rezeki. Duit dari hasil jual bungan bisa buat modal untuk memenuhi kebutuhan dalam menghadapi Bulan Suci Ramdhan," pungkasnya.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :