Menyoal Pemeriksaan Bupati Bengkalis 

Masyarakat Diimbau Beri Empati Kepada Amril Mukminin

Sahdan
Masyarakat Diimbau Beri Empati Kepada Amril Mukminin

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin bincang akrab

DURI (KATAKABAR) - Praktisi hukum Provinsi Riau asal Duri, Kecamatan Mandau, Elidanetti turut prihatin atas peristiwa penggeledahan rumah dinas Bupati Bengkalis oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi Jakarat di hari lahir Pancasila di pulau seberang, Bengkalis pada Jumat (1/6/2018) lalu.


Bendahara Peradi Provinsi Riau mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bengkalis khususnya masyarakat Duri 4 Kecamatan, Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Tualang Muandau memberi empati dan dukungan moril kepada Orang nomor 1 di "Negeri Junjungan" agar sabara dalam menghadapi proses hukum terkait penggeledahan Rumdin Komisi anti rasuah Jakarta.

"Kita prihatin atas kejadian dan memberi empati dan dukungan moril kepada Bupati Bengkalis, Amril Mukminan agar tetap sabar dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi", katanya kepada katakabar.com di ujung selulernya Rabu (7/6) siang.


Terkait penggeledahan Rumdin Bupati sepekan lalu kata Elida, itu merupakan tugas dan wewenang Komisi Pemberantas Korupsi meski
penggeladahan Rumdis menimbulkan ragam pertanyaan dan spekulasi di ranah publik khususnya bagi masyarakat Duri secara umum masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Sesungguhnya, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi yang melakukan penggeledah di Rumdis Bupati Bengkalis di pulau seberang, Bengkalis dipertanyakan.

Menurut Praktisi Hukum Provinsi Riau, Petugas KPK tentu memiliki standar operasi prosedur dalam melaksanakan tugas seperti, melakukan penggeledahan rumah dinas Bupati.

"Orang awam yang tidak paham bisa saja penilaiannya positip negatip atas peristiwa itu," ujarnya.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis berempati dan memberi dukungan moril kepada Amril Mukminin.

"Amril Mukminin itu, orang bagus bisa memahami dan peka terhadap situasi dan kondisi masyarakat. Harapannya, beliau bisa sabar dan tetap semangat dalam menghadapi proses hukum yang sedang dalam berproses," jelasnya.

Dari berbagai sumber resmi menyebutkan, Bupati Bengkalis, Amril Mukiminin diperiksa Penyidik KPK Jakarta di Moko Brimob Polda Riau di Pekanbaru pada Kamis (7/6) dari pagi hingga siang. 

Pemeriksaan Orang nomor 1 di Kabupaten Bengkalis terkait temuan duit Rp 1,9 Miliar saat penggeledahan di rumah Dinas Bupati Bengkalis sepekan lalu.

Ini Program Amril Tak Diketahui Publik

Putra Menggalau, Amril Mukminin orang pertama dari daratan yang menjadi Bupati di "Negeri Junjungan" nama lain dari Kabupaten Bengkalis.

Sosok Mantan Kepala Desa Muara Basung biasa saja persis seperti warga lainnya  baik sebelum menjadi Bupati Bengkalis sampai dirinya menakhodai Kabupaten Bengkalis tidak ada bedanya masih seperti meski dikelilingi pengawal dan pejabat teras birokrasi Pemkab Bengkalis.

Saya masih seperti dulu meski sudah menjadi Bupati Bengkalis. Kenapa, perjalanan politik saya hingga menjadi seperti sekarang ini penuh perjuangan dan terbilang sulit dan susah mulai dari bawah, pernah jadi kepala desa, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dan suka tidak suka atau mau tidak mau, kini menjadi Bupati Kabupaten Bengkalis, katanya di suatu perbincangan dengan sejumlah wartawan media harian cetak dan online sekitar 2 Bulan lalu di kawasan Jalan Hang Tuah, Duri, Kabupaten Bengkalis.

Pertemuan silaturahmi antara Amril dan sejumlah wartawan hampir berdurasi 2,5 Jam lamanya berlangsung cair, akrab dan penuh kekeluargaan.

Bupati Bengkalis dalam dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan awak media lokal Duri tidak berubah sesekali terdengar logat khas suku sakai.

"Program pembangunan yang dicanangkan di Kabupaten Bengkalis berkelanjutan. Itu sebabnya, progres pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkalis masih melanjutkan program Bupati Bengkalis sebelumnya," tutur dia 

"Proyek Multi Year, Islamic Center melanjutkan program pembangunan semasa Bupati Drs Syamsurozal MM terus proyek multi year lainnya untuk melanjutkan program pembangunan di masa Bupati Herliyan Saleh".

Untuk melanjutkan pembangunan yang terbengkalai di masa Bupati sebelumnya tidak mudah dilaksanakan, perlu regulasi hukum yang harus dibereskan biar tidak bermasalah hukum dikemudian hari.

Sesungguhnya, program pembangunan yang dilaksanakan kurun waktu hampir Tiga Tahun ini belum ada yang baru masih program lama. Saya berpikir, kalau tidak sekarang pembangunan dilanjutkan kapan lagi tidak mungkin program pembangunan tidak dilanjutkan agar dapat berfungsi dan bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemaslahatan rakyat Kabupaten Bengkalis.

"Nah, kepada rekan - rekan insan pers mitra kerja dan pilar ke Empat harus mengabarkan ini kepada rakyat biar masyarakat mengerti dan paham apa yang dilakukan Pemkab Bengkalis selama saya menjabat Bupati Bengkalis berjalan 3 Tahun belakangan," pungkasnya.
 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :