Tenaga Honor Tata Kota Bengkalis

"Gigit Jari" Jelang Lebaran

Sahdan
"Gigit Jari" Jelang Lebaran

ilustrasi THR. foto. net

Duri (katakabar) - R Amran cuma bisa menarik napas panjang saat mendengar keluhan tenaga honor UPT Tata Kota Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis yang mendatanginya kemarin sore.

Mereka cerita kalau sekitar 60 orang tenaga honor di UPT Tata Kota itu tak kebagian Tunjangan Hari Raya (THR). Bukan tahun ini saja para tenaga honor ini gigit jari, tapi sudah sering.

"Tahun lalu adalah kami dapat 1 kes minuman kaleng. Itu saja," aktivis sosial di Duri ini meniru cerita tenaga honorer yang rata-rata dicomot dari UPT Pasar dan Kebersihan (UPT ini kemudian berubah menjadi UPT Lingkungan Hidup dan Pengelola Sampah) itu kepada katakabar.com kemarin sore.

"Mereka datang meminta saran gimana caranya dapat THR," tambah Amran.

Dulu, sebelum di Tata Kota, para tenaga honor ini mengaku selalu kebagian THR. "Tapi sekarang kok enggak lagi? Ini yang menjadi pertanyaan kita. Dan kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Sebab tenaga honor ini rata-rata sudah mengabdi 15 tahunan," ujar Amran.

Amran berharap Kepala Dinas yang mengurusi Tata Kota di Kabupaten Bengkalis membuka mata dan telinga terkait nasib para tenaga honor itu. "Tenaga honor itu dipekerjakan, tapi THR enggak dikasi. Saya jadi mempertanyakan nurani para pemimpin di "Negeri Junjungan" ini," Amran setengah ngedumel.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait