Heboh, Pria Baruh Baya Ditemukan Tewas Belakang Rumah Warga

Sahdan
Heboh, Pria Baruh Baya Ditemukan Tewas Belakang Rumah Warga

Pria Paruh Baya belakangan diketahui bernama Paima ditemukan tewas di belakang rumah warga Pinggir. Foto/Sahdan

Duri (katakabar) - Pria baruh baya yang belakangan diketahui namanya Paima Barasa Manik usia 55 Tahun merupakan warga Jaln Lintas Duri - Pekanbaru, RT 01, RW 02, Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau ditemukan tak bernyawa di belakang rumah warga Senin (25/6) sekitar pukul 06.00 WIB tadi pagi.

Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak Sik kepada awak media lokal Duri mengatakan, jasad Paima Barasa Manik kali pertama ditemukan Fitriyani usia 35 Tahun. Saksi yang ingin mengambil kerak nasi di belakang rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi,
melihat kondisi korban sudah tergeletak di belakang rumahnya. Saat ditemukan, tubuh Paima dalam keadaan terlentang di belakang rumah. Setelah itu, Fitri memanggil suaminya terus melihat kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi, katanya.

Kata Kompol Ernis, setelah melihat mayat Paima tewas belang rumahnya, suami Fitri memanggil R.S Tarihoran dan memberitahu  korban tidak bernyawa lagi.  selanjutnya RS Tarihoran, menghubungiBhabinkamtibmas Kelurahan Balai Raja, Brigadir Hendri Matio. 

"Pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara sekira pukul 09.00 WIB, korban di bawa ke RSUD Kecamatan Mandau untuk keperluan visum".

Dilanjutkannya, jasad korban saat ini berada di ruang jenazah RSUD Kecamatan Mandau didampingi pihak keluarga. Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan bedah mayat dan membuat surat pernyataan keberatan dilakukan bedah mayat. 

Akhirnyanya jenazah diserahkan kepada keluarga atas nama Sehat Barasa Manik usia 58 Tahun merupakan warga Jalan Rokan RT 01, RW 09 Kelurah Air Jamban, Kecamatan Mandau.

"Rencana pihak keluarga, jenazah bakal dibawa dan dimakamkan di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Propinsi Sumut".

Dari hasil olah tempat kejadian perkara tadi pagi kata Kompol Ernis, benar keadan tubuh korban telentang diantara pohon kelapa sawit dan dan pembatas tanah terbuat dari kayu setinggi 10 Centimeter.

"Korban tidak memakai baju cuma pakai celana panjang tapi celana tidak terkancing dan korban tidak mengenakan alas kaki. Korban diduga baru selesai buang hajat besar karena di parit yang jaraknya hanya  1 meter dari korban terjatuh ditemukan ada kotoran yang diduga kotoran korban. Setibanya di RSUD Kecamatan Mandau di Jalan Stadion Duri, pada bagian kepala korban ditemukan luka robek persis di ubun -ubun korban".

Dari situ bisa disimpulkan, penyebab luka bukan benda tajam tetapi benda keras bisa berupa paku, tepian kayu karena pada bibir luka ditemukan bekas lecet akibat gesekan.

"Kematian wajar diduga kuat tidak disebabkan penganiayaan yang dilakukan oleh orang lain".

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait