Mobil Karyawan Ditembak, SP JICT Desak Polisi Usut Tuntas

Mobil Karyawan Ditembak, SP JICT Desak Polisi Usut Tuntas

JAKARTA (katakabar) - Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) mendesak polisi mengusut tuntas kasus penembakan terhadap mobil karyawan di area pelabuhan. Karena ini kali ketigas kasus perusakan yang menimpa mobil karyawan JICT.

Ketua Serikat Pekerja JICT Hazris Malsyah mengatakan, penembakan yang terjadi dinihari tadi merupakan tindakan brutal. "Kami mendukung serta meminta polisi untuk mengungkap tuntas kasus penembakan tersebut," katanya melaui rilis yang diterima, kamis (28/6/2018). 

Hazris menambahkan, kasus ini juga merupakan pekerjaan rumah serius jajaran direksi, khususnya Direktur HRD yang membawahi manager Sekuriti JICT serta vendor keamanan. Karena ini kali ketiga mobil anggota serikat dirusak dan ditembak. 

"Sebelumnya kejadian serupa menimpa mobil milik anggota dan mantan Ketua SP JICT Hubertus Sirait dan Nova Sofyan Hakim," katanya.

 

Hal ini mengingat penembakan tersebut terjadi di area lini 1 pelabuhan dan hanya berjarak 10 meter dari pos jaga sekuriti. Ada kode keamanan internasional ISPS, ada keamanan yang berjaga 24 jam dan ada 200 lebih CCTV. 

"Kami menduga penembakan tersebut kemungkinan ada kaitan dengan kritik keras oleh pekerja terkait perpanjangan kontrak JICT jilid II kepada Hutchison yang melanggar aturan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Sebuah mobil menjadi sasaran penembakan orang tidak dikenal (OTK) di area parkir Jakarta International Container Terminal (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (28/6/2018) dini hari tadi.

Mobil dengan nomor polisi B 1650 TRV itu mengalami kerusakan di bagian kaca kiri depan akibat terjangan benda diduga timah panas.

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi di lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Saat itu di lokasi kejadian sedang sepi dari aktivitas.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :