Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Kembali Dibuka

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Kembali Dibuka

BADUNG - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali dibuka sesuai dengan penerbitan NOTAM 2552/18 PT Angkasa Pura I (Persero) terhitung pukul 14.30 WITA. Aktivitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai padat, terlihat banyak antrean wisatawan asing di terminal keberangkatan internasional. 

Penerbitan NOTAM tersebut berdasarkan evaluasi RGB Citra Satelit Cuaca Himawari yang dikeluarkan oleh BMKG pukul 12.10 WITA yang menunjukkan rute persebaran (plotting) debu vulkanik saat ini mengarah ke arah barat daya-barat laut dan seluruhnya telah meninggalkan ruang udara (airspace) Bandara I Gusti Ngurah Rai.  Adapun hasil paper test yang dilakukan pukul 13.19 WITA menunjukkan hasil nihil adanya debu vulkanik di kawasan aerodrome bandara. 

Humas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsan mengatakan, saat ini aktivitas operasional telah kembali normal. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali akan beroperasi selama 24 jam hari ini guna mendukung proses normalisasi rotasi penerbangan (flight recovery) sesuai dengan prosedur yang berlaku.

PT Angkasa Pura I (Persero) akan terus bekerja sama dengan otoritas terkait seperti BMKG, Direktorat Navigasi Penerbangan, Otoritas Bandara Wilayah IV, AirNav, Ground handling dan maskapai dalam memonitor pergerakan arah angin dan penyebaran debu secara berkala. 

Sampai dengan pukul 14.00 WITA, PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat sebanyak 318 penerbangan dengan total 26.862 penumpang yang terkena dampak (batal berangkat) akibat penutupan bandara. Sedangkan dari 318 penerbangan yang batal berangkat tersebut terdiri dari 203 penerbangan domestik dengan 13.958 penumpang dan 115 penerbangan internasional dengan penumpang 12.904 penumpang.

Dia menambahkan, layanan posko yang diberikan seperti alternatif transportasi darat bus dari Bandara ke-5 kota seperti Terminal Mengwi, Pelabuhan Padang Bai, Surabaya dan Jakarta tetap beroperasi selama masa recovery berlangsung, juga termasuk diantaranya penempatan (help desk) maskapai dan consulate general di terminal internasional dan domestik.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :