Alexander Divonis Seumur Hidup

Yuswanto
Alexander Divonis Seumur Hidup

Terdakwa Alexander alias Alex (baju biru) di vonis seumur hidup oleh majelis hakim dalam sidang yang digelar di PN Rengat, Senin (2/7/2018). Foto/Yus

Rengat (katakabar) - Gembong narkoba kelas kakap Kab Inhu Alexander alias Alex (34) divonis penjara selama seumur hidup. 

Terdakwa Alex divonis bersalah atas perbuatannya oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Guntoro Eka Sekti SH MH dan hakim anggota Maharani Debora Manulang SH dan Emmanuel Marganda Putra Sirait SH dalam sidang yang digelar diruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Rengat, Senin (2/7/2018).

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan bahwa terdakwa Alex, pecatan polisi ini terbukti bersalah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana selama dalam pelariannya dari Rutan Kelas II B Rengat pada tahun 2014 lalu.

Alex berhasil ditangkap kembali dari persembunyiannya di daerah Kongsi Empat Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu pada awal November 2017. Dari tangan terdakwa Alex petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dan pil ekstasi, senpi dan uang tunai ratusan juta rupiah.

Sebagaimana dalam pembacaan dakwaan oleh majelis hakim, bahwa terdakwa Alex didakwa dengan lima dakwaan kumulatif dan semua perbuatan terdakwa memenuhi unsur kejahatan. 

"Bahwa perbuatan terdakwa memenuhi semua unsur kejahatan, yakni narkotika golongan 1 (satu) yakni sabu-sabu dan pil ekstasi, kepemilikan senjata api (Senpi) tanpa hak, pencucian uang (money loundry), kekerasan terhadap orang (upaya melarikan diri dari sel). Perbuatan terdakwa banyak menimbulkan dampak negatif yang merugikan masyarakat atau generasi masa depan anak bangsa. Dengan ini terdakwa divonis bersalah dengan pidana penjara selama seumur hidup," kata majelis hakim.

Sedangkan yang meringankan terdakwa selalu kooperatif setiap persidanhan dan yang memberatkan pernah melakukan tindak pidana. Terdakwa wajib membayar perkara sidang sebesar Rp5 ribu. Majelia hakim memerintahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk segera menahan terdakwa setelah sidang selesai digelar.

Memerintahkan kepada JPU untuk menyita sejumlah barang bukti (BB), antara lain Senpi, bukti transfer Bank Mandiri, uang tunai sebesar Rp158 juta lebih dan empat unit rumah yang berada di Kongsi Empat dirampas untuk negara.

Untuk diketahui, sebelumnya, bahwa pada Senin (2/7/2018) siang sekira pukul 13.00 WIB sidang tuntutan terdakwa Alex, tim JPU Kejari Inhu, yakni Yoyok Satrio SH dan Rullif Yuginitra SH dalam pembacaan tuntutannya menuntut terdakwa Alex dengan pidana penjara selama seumur hidup. Sidang ini sengaja digesa dan selesai digelar pada hari ini karena banyak hal yang jadi pertimbangan, selain keamanan dan juga proses yang banyak menguras tenaga dan memakan waktu. Sehingga sidang tuntutan dan vonis sengaja dituntaskan pada hari ini.

"Selama dua bulan, sejak bulan Mei sidang ini mulai digelar. Banyak pertimbangan sehingga sidang dituntaskan pada hari ini," jelas Yoyok.

Hasil pantauan selama proses persidangan, pengamanan dari Polres Inhu cukup ketat. Sebanyak 28 personel Polres Inhu bersenjata lengkap dari sejumlah fungsi tampak berjaga-jaga diluar dan didalam ruang persidangan. Usai menjalani proses persidangan terdakwa Alex dibawa ke Mako Polres Inhu menggunakan kenderaan dinas Polres Inhu untuk menjalani proses penahanan. (yus)

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait