Jenderal Teheran: Awan Dicuri Israel, Iran Kekeringan Berkepanjangan

Jenderal Teheran: Awan Dicuri Israel, Iran Kekeringan Berkepanjangan

TEHERAN (katakabar) - Seorang jenderal Iran menuduh Israel memanipulasi cuaca untuk mencegah hujan turun di wilayah Republik Islam. Menurutnya, awan Iran telah dicuri sehingga negaranya mengalami kekeriangan yang berkepanjangan.

"Iklim yang berubah di Iran adalah tersangka," kata Brigadir Jenderal Gholam Reza Jalali, kepala Organisasi Pertahanan Sipil Iran dalam konferensi pers hari Senin, yang dikutip dari ISNA, Selasa (3/7/2018).

"Intervensi asing diduga telah memainkan peran dalam perubahan iklim," kata Jalali yang bersikeras hasil dari studi ilmiah Iran mengonfirmasi klaimnya tersebut.

"Israel dan negara lain di kawasan itu memiliki tim gabungan yang bekerja untuk memastikan awan memasuki langit Iran tidak dapat melepaskan hujan," katanya.

"Di atas itu, kami menghadapi masalah pencurian awan dan salju," lanjut Jalali, mengutip sebuah survei yang menunjukkan bahwa di atas 2.200 meter semua daerah pegunungan antara Afghanistan dan Mediterania tertutup salju, kecuali Iran.
 
Namun, layanan meteorologi Iran skeptis dengan klaim jenderal Teheran tersebut.

"Jenderal Jalali mungkin memiliki dokumen-dokumen yang tidak saya ketahui, tetapi atas dasar pengetahuan meteorologi, tidak mungkin bagi negara untuk mencuri salju atau awan," kata kepala layanan meteorologi Iran Ahad Vazife, yang dikutip ISNA.
 
"Iran telah mengalami kekeringan yang berkepanjangan, dan ini adalah tren global yang tidak hanya berlaku untuk Iran," kata Vazife.
 
"Mengemukakan pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak hanya tidak menyelesaikan masalah kami, tetapi akan menghalangi kami untuk menemukan solusi yang tepat," kritiknya atas klaim Jalali.
 
Klaim bahwa hujan Iran telah dicuri bukan sekali ini muncul. Mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad pada tahun 2011 menuduh negara-negara Barat merancang rencana untuk menyebabkan kekeringan di Iran. Menurutnya, negara-negara Eropa menggunakan peralatan khusus untuk memaksa awan agar membuang airnya di benua mereka.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :