Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke 73 2018

Ibu Pertiwi Menangis, Lihat Merah Putih Sobek Usam Berkibar Diatas Ruko

Sahdan
Ibu Pertiwi Menangis, Lihat Merah Putih Sobek Usam Berkibar Diatas Ruko

Duri (katakabar) -  Siang itu, cuaca daerah "Kota Minyak" nama lain dari Duri yang berada di jalur lintas Sumatera, Kabupaten Bengkalis begitu cerah, langit tampak biru dan gumpalan - gumpalan awan putih berarak jadi saksi orang - orang ragam profesi beraktivitas di kolong langit, Bumi Mandau induk dari Tiga Kecamatan, Pinggir, Bathin Solapan dan Tualang Muandau. 

Di penghujung pekan ke Dua Agustus 2018, Sabtu (11/8) sekitar pukul 11.55 WIB sebelum azan suhur berkumandang tepat, Enam hari lagi menjelang perayaan dan memperingati detik -detik proklamasi kemerdekaan Republik Indenesia yang ke 73 persis pada Jumat 17 Agustus 2018 nanti angin bertiup kencang.

Santing kencangnya angin betiup, debu - debu jalanan dan sampah plastik yang menumpuk di pulau jalam berterbangan dan menari - nari di kawasan pasar tradisional Simpang Padang yang berada di Jalan Jenderal Sudirman pas di jantung perkotaan Duri.

Warga ramai beraktivitas dengan normal di kawasan pasar tradisional tak perduli meski matahari siang sangat terik menyengat hingga menusuk ke pori pori. Pedagang basah dan kering menawarkan barang - barang dagangan, pembeli melihat - lihat dan tawar menawar harga dulu sebelum melakukan transaksi jual beli. 

Maklumlah, warga ramai belanja kebutuhan buat keperluan hidup sehari - hari untuk stok di akhir pekan, minggu ke Dua Agustus 2018. 

Suasana di kawasan pasar tradisional Duri, Kecamatan Mandau sebenarnya tidak ada yang ganjil. Tapi, saat anda melintas di jalur Dua jalan Jenderal Sudirman persis di kawasan pasar tradisional Duri. Dongakkan kepala sedikit ke atas mengarah ke salah satu rumah toko yang berjejer di kawasan itu.

Bila anda dari arah simpang Geroga mau ke Pokok Jengkol, dongakkan kepala arah ke atas sebelah kiri bakal terlihat lambang negara Republik Indonesia, bendera Merah Putih berukuran tak begitu lebar usam dan sobek bagian ujung berkibar di tiup angin.

Andai "Ibu Pertiwi" melihat bendera Merah Putih usam dan sobek berkibar di atas rumah toko lantai Dua pasti menangis bercucuran air mata sebab, para pahlawan bangsa rela meneteskan darah dan mengorbankan jiwa dan raga demi Merah Putih, lambang Negara Republik Indonesia yang dicintai.

Berkibarnya bendera Merah Putih usam dan sobek menimbulkan ragam pertanyaan. Apakah ada unsur kesengajaan atau tidak sengaja lantaran bendera Merah Putih sudah terlalu lama berkibar di atas rumah toko berlantai Dua di bagian tengah jejeran bangunan ruko persis sebelah kiri dari arah simpang Geroga ke simpang Pokok Jengkol Duri.

Warga pemilik atau penyewa rumah toko berlantai Dua yang mengibarkan bendera Merah Putih yang usam dam sobek di kawasan pasar tradisional di jalan Jenderal Sudirman Duri segera menurunkan bendera dan menggantinya dengan bendera Merah Putih yang baru, semoga.**

Tags :#Hut RI

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait