Demo Ojol Minta Pemprovsu Jangan Tidur

Dedi Suhardi
Demo Ojol Minta Pemprovsu Jangan Tidur

Medan (Katakabar) - Ratusan pengendara ojek online (Grab), melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (15/8/2018). Massa menuntut agar pemerintah jangan tidur melihat ketidakadilan dilakukan pihak aplikator dengan sekenaknya melakukan pemotongan sebesar 20 persen tanpa memikirkan kesejahteraaan para ojol.

Aksi massa ojol dikawal puluhan personel Shabara Polda Sumut dibantu Polsek Medan Baru. Massa melakukan orasi beberapa jam selanjutnya melakukan aksi seruap ke Kantor DPRD Sumut, guna menyampaikan aspirasi mereka. Beberapa menit melakukan orasi, para perwakilan ojol diterima pihak Pemprovsu guna melakukan negosiasi.   

Dalam orasinya massa ojol juga membentangkan spanduk bertuliskan agar pihak aplikator memberikan ketetapan harga, dan menghentikan peraturan pemotongan sebesar 20 persen. 

"Pemerintah Provsu jangan hanya tidur,"teriak orator dihadapan para personel kepolisian yang melakukan pengawalan. Massa ojol sempat melakukan sweping dengan menghentikan para pengendara ojol yang menjalankan aktifitasnya. 

Aksi tersebut sempat membuat jalan macet. Namun, pihak kepolisian langsung melakukan antisipasi dengan melakukan pengamanan dan sang orator meminta kepada para pendemo untuk merapatkan barisan dan membiarkan rekannya melakukan aktifitasnya. 

"Biarkan mereka. Kalau memang mereka punta hari nurani pasti mereka akan bergabung bersama kita menyampaikan aspirasi,"kata orator disusu dengan kembalinya massa ojol ke dalam barisan yang sudah disepakati. 

Massa ojol juga menuding kalau pihak aplikator tidak pernah membayar pajak. "Apa yang telah mereka berikan, dengan sekenaknya memotong penghasilan kami sebesar 20 persen. Tapi mereka tidak pernah menambah PAD. Apa yang kita dapat,"teriak orator. 
 

Tags :#hukrim

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait