Pak Presiden! Seragam Sekolah di Duri Jadi Ajang Bisnis 

Sahdan
Pak Presiden! Seragam Sekolah di Duri Jadi Ajang Bisnis 

Duri (katakabar) - Pak Presiden ! Saat ini pihak sekolah sudah mengesampingan fugnsi sekolah sebagai ajang pendidikan. Faktanya terlihat jelas, setelah sekolah-sekolah di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis mengkangkangi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud), nomor 45 tahun 2014, tentang pakaian seragam sekolah peserta didik. 

Menurut Pembina Organisasi Peduli Sosial Anak Didik (POPSAD), R Arman menyebut, saat ini pihak sekolah selalu mengkaitkan seragam sekolah dengan peserta didik baru. Padahal dalam Permendikbud sudah dijelaskan, kalau pengadaan pakaian seragam sekolah diusahakan sendiri oleh orangtua atau wali peserta didik. 

"Pengadaan pakaian seragam sekolah tidak boleh dikaitkan dengan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru atau kenaikan kelas,"kritik warga Kecamatan Mandau tersebut setelah melihat banyak sekolah terkesan membisniskan seragam sekolah di sekolahnya masing-masing. 

Kata Arman, kepala sekolah pendidikan dasar dan menengah di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, melek dengan peraturan dan perundang - undangan tentang pendidikan dan bukan malah orangatua murid kesannya tersandera kebebasannya dengan membeli pakaian seragam sekolah anak-anak mereka. 

"Para orangtua murid mestinya bisa membeli pakaian seragam sekolah anak-anaknya dengan murah, terpaksa membeli harga pakaian seragam sekolah lumayan mahal karena oknum pendidik mengkoordinir dengan menunjuk tukang jahit tertentu. 

Disinyalir dugaan permainan dan kongkalikong bisnis pakaian seragam sekolah untuk mencari keuntungan. "Masyarakat terutama orangtua murid berharap kepada penegak hukum untuk menelisik persoalan ini demi supremasi hukum guna memperbaiki sistim pendidikan ke depannya,"akhiri Arman.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait