Lapor Bos!! Warga Desa Kecewa Pelayanan RSUD Mandau

Sahdan
Lapor Bos!! Warga Desa Kecewa Pelayanan RSUD Mandau

Duri (katakabar) - Warga Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Tualang Muandau yang berada puluhan kilometer jauhnya di sebelah Timur Duri, sentral kota Empat Kecamatan, Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Tualang Muandau kecewa dan frustasi dengan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kecamatan Mandau.

Adalah Akim Tarigan umur 70 Tahun yang  kesal dengan pelayanan RSUD Kecamatan Mandau saat menemani istri, Boru Ginting berobat ke rumah sakit milik Pemda Kabupaten Bengkalis pada Kamis (6/9) pagi tadi.

Saya dan istri menderita sakit kista tinggal di pelosok desa nun jauh di sebelah Timur Duri namanya Tasik Serai Barat, Kecamatan Tualang Muandau. 

Pagi buta, berangkat dari rumah menempuh perjalanan kurang lebih 30 meter baru sampai di RSUD Mandau di kawasan Jalan Hang Tuah persisnya di Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau. 

Tapi di RSUD Mandau yang begitu megah bertingkat dengan lantai keramik yang mengkilap begitu kesal dan frustasi dengan pelayanan para medis yang kurang optimal.

Bayangkan, setelah mendaftar sesuai prosedur sebagai pasien umum di salah satu kasir rumah sakit  terus di suruh antre dan menunggu hampir Dua Jam lamanya dari pukul 09.30 WIB - pukul 11.15 WIB, cerita Akim Tarigan kepada katakabar.com di Duri siang tadi.

Kata Akim Tarigan, saya sedih lihat istri gelisah bercampur jenuh dan bosan menunggu. Lalu, mencari tahu apa sebabnya kok begitu lama di panggil untuk berobat ke dokter spesialis.

Saya temui langsung dengan dokter spesialis. Rupanya, dokter spesialis tidak tahu ada pasien umum yang menderita kista mau kontrol. Padahal, istri daftar mau kontrol penyakit di salah satu kasir rumah sakit sudah berjam jam lamanya. Itu dari pengakuan dokter spesialis tersebut.

Andai saya tidak mencari tahu, bisa seharian menunggu baru dapat dilayani berobat di RSUD Mandau.

Menurut warga desa Tasik Serai Barat, tidak cuma Istrinya yang mengalami pelayanan kurang baik saat berobat di RSUD Kecamatan Mandau. Warga lainnya yang mau berobat berjam jam lamanya menunggu baru mendapat giliran untuk dilayani berobat.

"Kasihan warga yang sakit mesti berjam jam lamanya baru dapat dilayani. Kalau warga yang mau berobat terjadi hal hal tidak diinginkan lantaran menunggu terlalu lama, siapa yang bertanggung jawab".

Mohon Pak Bupati, kami hanya rakyat jelata mau berobat dilayani dengan baik di RSUD Kecamatan Mandau. Jangan di suruh antre dan menunggu berjam jam lamanya, kami bisa mati menahan rasa sakit menunggu giliran di panggil untuk berobat.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :