Kata KPA 16 Titik Proyek Fisik Infrastruktur Permukiman Lelang

Sahdan
Kata KPA 16 Titik Proyek Fisik Infrastruktur Permukiman Lelang

Pekanbaru (katakabar) - Kuasa Pengguna Anggaran proyek fisik infrastruktur permukiman sebanyak 16 titik di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2018, Anwar kepada katakabar.com di ujung selulernya tadi sore mengatakan, 16 titik proyek fisik infrastruktur permukiman di Kecamatan Mandau Tahun Anggaran 2018 bukan penunjukan langsung tapi lelang atau tender sesuai peraturan dan perundang - undangan yang berlaku.

"Kalau proyek fisik infrastruktur permukiman penunjukan langsung nilainya hanya seratusan juta rupiah. Biaya proyek 16 titik miliaran rupiah bukan penunjukan langsung tapi lelang atau tender".

Berdasarkan peraturan dan perundang - undangan ujar Anwar, Lsm, wartawan serta masyarakat punya hak mengawasi pekerjaan proyek fisik infrastruktur biar hasilnya berkualitas dan bagus sesuai keinginan masyarakat.

Terkait 16 titik proyek fisik infrastruktur permukiman yang berlokasi di Kecamatan Mandau biayanya dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2018 masih dalam proses pengerjaan oleh rekanan, PT Jonk Riau Perkasa.

Saya berterimakasih kepada masyarakat yang turut melakukan pengawasan terhadap proses pengerjaaan proyek infrastruktur permukiman. Itu positif nantinya kepada mutu dan kualitas pengerjaan proyek infrastruktur sehingga bisa digunakan dan dimanfaatkan masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Mandau dalam waktu jangka panjang.

Menurutnya, baik Lsm, awak media serta masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyek infrastruktur secara profesional dan proporsional mengedepankan koordinasi dan komunikasi kepada pihak terkait.

Selaku KPA, kita transparan dan terbuka kepada publik terkait proses lelang dan progres pengerjaan 16 titik proyek fisik infrastruktur permukiman yang berlokasi di Kecamatan Mandau.

"Duri, Kecamatan Mandau kampung kita. Pembangunan infrastruktur permukiman harus bagus biar dapat digunakan untuk kemaslahatan umat".

Proyek itu masih proses pengerjaan, harapannya sama sama diawasi dan rekanan dapat mengerjakannya dengan baik biar sesuai keinginan masyarakat, tandasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :