Pria ini Bungkus Kepala Istrinya Yang Selingkuh ke Kantor Polisi

Pria ini Bungkus Kepala Istrinya Yang Selingkuh ke Kantor Polisi

AJJAMPURA (katakabar) - Seorang pria di India memenggal istrinya yang dia curigai telah berselingkuh. Horornya, pria itu membawa potongan kepala korban dengan tas plastik ke kantor polisi.

Kejadian ini berlangsung di kota Ajjampura, Distrik Chikkamagaluru di Negara Bagian Karnataka, India selatan. 

 

Pria bernama Satish, 35, membuat para polisi terkejut saat dia mengeluarkan potongan kepala istrinya dari tas plastik pada Selasa, 11 September 2018. Seorang polisi sempat merekam aksi Satish.

Dia, sebagaimana dikutip India Today, melakukan perjalanan sepanjang 20km ke kantor polisi Ajjampura sembari membawa bungkusan berisi potongan kepala korban.

Di kantor polisi, Satish mengacungkan parang dan mengatakan kepada polisi bahwa dia sudah membunuh istrinya, Roopa. Dia curiga sang istri telah berselingkuh dengan pria lain.

 

"Ini istri saya, Pak. Saya memberinya semua cinta yang saya bisa," katanya kepada petugas polisi, sebelum seorang polisi berteriak; "Masukkan kembali ke dalam!".

Satish mengaku sudah kehilangan kesabaran setelah melihat istrinya bersama kekasih gelap.

Dia mengeluh bahwa Roopa telah memilih kekasih gelapnya, Sunil, ketimbang dirinya. Padahal, Sunil merupakan pekerja yang memiliki catatan kriminal.

Satish mengatakan kepada polisi bahwa Roopa telah meminjam uang sebesar 3 lakh dan diberikan kepada kekasihnya. 

Para petugas polisi berusaha menenangkan Satish agar keterangannya bisa diambil. Polisi telah meluncurkan penyelidikan resmi atas pembunuhan tersebut.

Pejabat polisi setempat, Inspektur Ramachandra Nayak mengatakan Satish telah ditahan setelah dia menunjukkan kepada polisi di mana dia meninggalkan sisa dari tubuh istrinya.

"Secara umum, di daerah Ajjampura, siapa pun yang melakukan pembunuhan menyerahkan kepada polisi, tetapi bagi seseorang masuk dan menempatkan kepala di meja sub-inspektur adalah sesuatu yang baru bagi kita," kata petugas polisi bernama Annamalai.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :