Si Melon Bukan Langka Tapi Pendistribusian Terlambat, Ini Penyebabnya!

Sahdan
Si Melon Bukan Langka Tapi Pendistribusian Terlambat, Ini Penyebabnya!

Duri (katakabar) - Gas elpiji 3 kilogram populer bernama si Melon bukan langka tapi pendistribusiannya yang terlambat ke kios kios resmi yang menyebar di Duri meliputi Empat Kecamatan, Mandau, Bathin Solapan dan Tualang Muandau, Kabupaten Bengkalis.

Demikian dikatakan seorang pengelola kios resmi gas elpiji 3 kilogram di Kecamatan Mandau, H Zulhandi kepada katakabar.com di ujung selulernya tadi siang. Ada penyebab terlambatnya pendistribusian gas elpiji 3 kilogram ke daerah khususnya Duri seperti, perawatan tangki merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihak berwenang setiap Tahun.

"Pihak Terkait sedang melakukan service di Kota Dumai. Itu sudah berlangsung Dua Bulan belakangan dan perawatan baru kelar Bulan depan, service butuh proses dan waktu", katanya.

Kata H Zulhandi, terkait pengadaan dan pendistribusian gas elpiji 3 kilogram ke daerah Duri sekitarnya sementara ini di pasok dari daerah yang terdekat seperti, Pangkalan Brandan dan Pangkalan Susu Provinsi Sumatera Utara dan dari daerah Provinsi Sumatera Barat.

Rentang kendali dari Dua Provinsi yang cukup jauh sehingga waktu memobilisasi berdampak kepada keterlambatan pendistribusian gas elpiji 3 kilogram ke Duri sekitarnya.

Kendala lainnya yang membuat pasokan gas elpiji 3 kilogram ngadat, Bulan Agustus 2018 lalu lumayan banyak hari libur nasional karena almanak merah.

"Kalau tanggal merah, pendistribusian gas elpiji 3 kilogram libur ke kios kios pengecer. Hal ini berimbas kepada pasokan gas elpiji 3 kilogram ke Duri".

Dulu, pendistribusian tidak pandang bulu mau hari kerja dan libur pendistribusian jalan terus gas di pasaran normal tidak ada masalah.

Harapannya, service tangki segera kelar di Kota Dumai biar pendistribusian dan pasokan gas elpiji 3 kilogram kembali normal di tengah masyarakat, sebutnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :