Regulasi UEFA Celah Hukum bagi CR7 Dapatkan Keringanan

Regulasi UEFA Celah Hukum bagi CR7 Dapatkan Keringanan

VALENCIA (katakabar) - Kans Cristiano Ronaldo (CR7) untuk tampil menghadapi mantan klubnya Manchester United (MU) di penyisihan Grup H Liga Champions, belum sepenuhnya tertutup. Bintang Juventus tersebut mencoba mencari celah dari Regulasi UEFA.

Seperti diketahui, berdasarkan aturan, UEFA menjatuhkan hukuman berdasarkan kasus per kasus. Larangan tampil satu pertandingan memang sudah otomatis dan tidak bisa mengajukan banding.

 

Tetapi, regulasi UEFA no 50,01 mengatakan, dalam kasus pelanggaran serius, kontrol, etika dan badan disiplin UEFA berhak untuk menambah hukuman. Itu berbeda dengan aturan semisal di Liga Primer di mana pemain yang terkena kartu merah langsung bakal absen di tiga pertandingan.

Itu artinya, CR7 yang awalnya diperkirakan absen tiga pertandingan kemungkinan bisa mendapatkan keringanan hukuman dan mungkin saja bisa tampil saat Juve bertandang ke Old Trafford, markas MU 24 Oktober mendatang.  UEFA kini masih menunggu laporan dari wasit sebelum memutuskan menambah atau mengurangi hukuman.

Juve diyakini akan terus mendampingi CR7. La Vecchia Signora siap mengajukan banding terhadap hukuman yang dijatuhkan UEFA. Pelatih Massimiliano Allegri menuturkan bahwa CR7 sangat terpukul.

 

“Dia (CR7) sangat kecewa dan membutuhkan waktu untuk menenangkan diri. Tetapi, Dia harus melupaknnya dan fokus memperkuat Juve menghadapi Frosinone hari Minggu. Bahkan untuk situasi terburuk sekalipun,”kata Allegri dilansir bbc.

Dukungan terhadap CR7 mendapatkan keringanan hukuman terus bermunculan. Banyak pihak menganggap, kartu merah yang didapatkannya saat mendorong bek Valencia, Jeison Murello di penyisihan Grup H(20/9) terlalu berlebihan.

Terdapat beberapa alasan kuat mengapa UEFA harus merevisi keputusannya. Mulai dari tidak digunakannya teknologi Video Assistant Referee (VAR) di Liga Champions. Dari sisi CR7, dia tergolong pemain yang bersih. Itu merupakan kartu merah pertama CR7 di Liga Champions. Selain itu, penyerang berusia 33 tahun tersebut tampak menyesali perbuatannya hingga terlihat menangis. 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :