Nostalgia Komandan Tempur di Pulau Gadang

Sahdan
Nostalgia Komandan Tempur di Pulau Gadang

Pulau Gadang (katakabar) - Sedari tadi lelaki 39 tahun ini memandangi satu persatu bocah-bocah yang duduk di hadapannya. Bocah-bocah yang menyeret ingatannya ke masa silam, masa kecil saat masih di Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampar (kini Kampa); mengaji di Surau.

"Saya jadi ingat masa kecil saya waktu di kampung dulu. Saya juga selalu mengaji," katanya. Kenangan semacam ini menjadi kebanggan tersendiri bagi lelaki bertubuh tegap ini. "Jangan pernah minder menjadi orang kampung. Sebab orang-orang sukses itu justru kebanyakan dari kampung," ujar lelaki ini saat didapuk memberikan sambutan. Namanya Aidil Amin, Komandan Batalyon 132 Bima Sakti, Salo, Kabupaten Kampar, Riau.

Yang penting kata alumni Pondok Pesantren Islamic Centre Kampa ini, selalu lah mengingat kehidupan di kampung halaman, ingat kondisi keluarga di kampung. "Ingek dapu amak awak ingat dapur mak kita, itulah rahasia sukses itu," kata alumni SMA Negeri 1 Bangkinang ini.

"Soalnya kalau kita selalu mengingat kondisi di rumah, kondisi di kampung, Insya Allah kita akan selalu tau diri. Kamano ajo pai sekolah, pai kuliah, takonang bontuok di kampuong, ndak kan jauh awak dai yang bontuok ko do ke manapun sekolah, kuliah, ingat dengan kondisi di kampung, maka kita enggak akan jauh dari kehidupan kampung kita," ujar Aidil.

 

Meski hidup di kampung kata Aidil, jangan pernah malu dengan keterbatasan yang ada. "Gantungkan cita-citamu setinggi mungkin, berusaha keras dan pantang menyerah. Yang penting itu tadi, kita harus selalu tahu diri," katanya. 

Tadi malam, Perwira Infantri berpangkat Letnan Kolonel ini datang memenuhi undangan masyarakat dan pengurus Taman Pendidikan Quran Nurul Ikhsan Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.

Kebetulan masyarakat dan murid TPQ menggelar hajatan Peringatan Tahun Baru 1440 Hijrah di Mushola Nurul Ikhsan Dusun II desa itu. Aidil tidak datang sendirian, dia ditemani istri dan sejumlah prajuritnya.

Kedatangan jebolan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia  2001 ini sempat membikin Pimpinan Thariqat Naksabandiah Pulau Gadang, Abuya M Yatim Datuk Paduko Rajo, termangu dan salut. Sebab bagi dia, ini kali pertama seorang komandan batalyon datang ke kampungnya untuk urusan keagamaan. Malam ini benar-benar menjadi malam spesial bagi kami, katanya.

Perasaan semacam ini juga nampak pada wajah unsur Pemerintah Desa Pulau Gadang, Akhir Yani, Ketua LP2A Pulau Gadang H Hazri K Engku Malin, Pimpinan TPQ Nurul Ikhsan M Yuni Engku Salio, Pengurus Musalah Nurul Ikhsan Hasan Basri, tokoh agama, ninik mamak, alim ulama dan orang tua wali murid TPQ Nurul Ikhsan.

Selain memberikan motivasi, Aidil dan istri juga memberikan hadiah kepada tiga orang murid yang membawakan Tilawatil Qur'an pada acara ini, termasuk juga bantuan untuk guru mengaji dan Surau Nurul Ikhsan.

Masih di acara yang sama, Aidil juga dido'akan oleh penceramah Ustad M Syafi'i SAg, biar perjalanan karier Aidil lancar, selalu sehat dan murah rezeki. 

Puncak kebersamaan itu kemudian diisi dengan makan bersama dengan sajian kuliner khas Pulau Gadang; ikan patin bakar dan menu lainnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :