KPK Luncurkan Program Bus Antikorupsi

KPK Luncurkan Program Bus Antikorupsi

JAKARTA (katakabar) - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK luncurkan program Jelajah Bus Antikorupsi yang akan mengunjungi masyarakat di 11 kabupaten/kota. Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam gerakan pemberantasan korupsi.

Bus berwarna biru-putih ini bertugas mengampanyekan pengetahuan antikorupsi di sebelas kota yang akan dikunjungi. Bus antikorupsi ini bukan bus penumpang biasa, di dalamnya telah dilengkapi segala teknologi dan perangkat sosialisasi yang bisa digunakan masyarakat untuk semakin memahami korupsi dan cara membasminya.

 

"Ini salah satu upaya kami hadir di tengah masyarakat secara langsung," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat peluncuran Jelajah Bus Antikorupsi di Gedung Merah Putih KPK, Senin siang.

Alex menjelaskan, program tersebut adalah salah satu upaya KPK dalam pencegahan korupsi. Pencegahan korupsi merupakan sebuah proses  panjang yang terus dilakukan KPK. Sejatinya KPK harus secara konkret berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan pengetahuan mengenai korupsi dan cara melawannya.  

"Target kampanyenya adalah masyarakat umum yang terdiri dari pelajar, guru, mahasiswa, dosen, aparat pemerintahan, komunitas, dan lain-lain," ujarnya.

 

Alex menambahkan Ini adalah kali kedua KPK melakukan program serupa. Pada 2014, bus ini melakukan perjalanan ke Yogyakarta dan sekitarnya untuk mendukung peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2014. 

Bus yang semula berwarna hitam ini ditempatkan di Taman Pintar Yogyakarta selama kurang lebih 1 tahun dan mengunjungi berbagai tempat untuk sosialisasi antikorupsi kepada masyarakat secara langsung. 

"Kali ini, bus antikorupsi akan  kembali menyapa masyarakat Indonesia melalui program penguatan kampanye antikorupsi 'Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi' mulai tanggal 24 September hingga 31 Oktober 2018. Kabupaten/kota yang akan dikunjungi Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Klaten, Magelang, Purbalingga, Ciamis, dan Bandung," jelasnya.

Nantinya lanjut Alex, setiap kota/kabupaten, KPK akan menggelar berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan target sasaran, seperti sekolah, kampus, tempat keramaian publik alun-alun dan car free day, dan sebagainya, di masing-masing kota/kabupaten yang dilewati.

"Kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam rangkaian Roadshow Bus KPK 2018 di setiap daerah yang dikunjungi: edukasi antikorupsi untuk pelajar dan masyarakat umum, sosialisasi e-LHKPN dan gratifikasi, dan kuliah umum di perguruan tinggi," tuturnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :