Sepekan Berlalu, Pemutusan Listrik di SMPN 8 Mandau Belum Ada Solusi

Sepekan Berlalu, Pemutusan Listrik di SMPN 8 Mandau Belum Ada Solusi

DURI (katakabar) - Sejak Jum'at (14/9/18) terkait pemutusan aliran listrik di Sekolah Menengah Pertama, SMP Negeri 8 Mandau oleh Perusahaan Listrik Negara PLN Rayon Duri dan sekitarnya, hingga kini Proses Belajar Mengajar disekolah tersebut masih bertahan tanpa aliran listrik. Memang terlihat dan terdengar miris dengan julukan Kota Duri, Bengkalis dengan negeri penyumbang devisa terbesar ke Pemerintah Pusat melalui minyak sebagai hasil buminya namun salah satu sekolahnya tidak mempau membayar tagihan listrik.

Akibatnya, aktifitas PBM dan perihal surat tampak terkendala."Untuk PBM disesuaikan dengan kondisi, kalau membutuhkan penerangan terpaksa ditunda dan terkait surat menyurat, terpaksa memanfaatkan rumah guru untuk mengecas perangkat elektronik hingga ngeprint," terang salah seorang staf Tata Usaha yang tidak ingin disebutkan identitasnya, Rabu (26/9/18).

Dikatakan staf TU tersebut, seperti biasanya menggunakan bel menandakan siswa masuk kelas, istirahat dan pulang, kini harus berlapang dada balik seperti zaman dahulu dengan menggunakan lonceng yang terbuat dari besi tua."Seperti zaman dulu, apa boleh buatlah. Nikmati saja keadaannya," ungkapnya.

Diduga, masalah yang terjadi tersebut tersebab dari tertunggaknya penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah BOSDA yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis hampir mencapai tiga Triwulan atau hampir selama sembilan bulan.

Koordinator Wilayah Kecamatan, Korwilcam, Mandau Dinas Pendidikan Bengkalis, Nasrizal beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi tidak bersedia mengomentari perihal tersebut, "No Comment lah," jawabnya singkat.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :