Berani Pakai Sabu, Ngeri Efeknya Pada Organ Tubuh

Sahdan
Berani Pakai Sabu, Ngeri Efeknya Pada Organ Tubuh

Katakabar - Sabu masuk dalam golongan narkotika yang dilarang peredarannya di Indonesia dan mayoritas negara lainnya. Bahan kimia yang digunakan untuk membuat sabu berdampak buruk bagi organ tubuh, serta pemakaian dalam dosis berlebihan akan menimbulkan kematian.

Dilansir dari Laman Muslim Ummah, bila seseorang menjadi pengguna sabu dan kecanduan, maka organ tubuhnya secara bertahap akan rusak.

Umumnya pengguna memakai dosis aman 0,25 gram dalam sekali pakai, dampak dan efeknya bakal mabuk hingga 12 jam lebih. Efek negatif lainnya yang dirasakan dalam jangka pendek seperti, susah tidur, tidak nafsu makan, detak jantung tidak teratur dan menjadi lebih cepat serta mulai mengalami halusinasi.

Ingat, pengguna sabu bakal jadi paranoid atau mudah panik, curiga, matanya terlihat sayu dan tidak fokus dan mudah mengalami mual.

Seringnya mabuk dalam waktu lama membuat jadi tidak mendapat asupan minuman dan makanan cukup akibatnya kondisi tubuh bisa berubah drastis. Sementara, jumlah air liur puj berkurang, memicu gigi keropos dan mulut bau tak sedap.

Hal itu sebabkan, wajah pengguna sabu berubah jadi kuyu dan kusam, seperti sakit.

Pada wanita, penggunaan sabu selain berdampak seperti di atas mereka juga mengalami peningkatan libido serta hormon sehingga umumnya perubahan pola haid akan dialami menjadi tidak teratur.

Sementara, pria akan mengalami penurunan fungsi otak berdampak kepada menurunnya konsentrasi dan daya pikir.

Penyakit yang mengancam kesehatan dalam pemakaian sabu jangka panjang berupa, ginjal, paru -paru, lambung serta hati yang gagal bekerja dengan baik. 

Selain itu, penyakit kanker payudara pada wanita dan organ intim berbau tak sedap.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :