Pemda Bengkalis Tunaikan Janji Dan SDN 26 Mandau di Bangun Tiga Ruang Kelas Baru

Sahdan
Pemda Bengkalis Tunaikan Janji  Dan SDN 26 Mandau di Bangun Tiga Ruang Kelas Baru

Duri (katakabar) - Masih ingat SDN 26 Mandau, sekarang telah berubah namanya menjadi SDN 23 Mandau yang berdinding kayu beralamat di Jalan Kampung Lalang ujung dekat pagar lokasi PT Chevron, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. 

Setahun lalu, Sekolah Dasar Negeri yang dikepalai Hj Asma ini sempat heboh dan viral di ranah publik, dunia maya karena siswa belajar di ruang kelas terbuat dari kayu lapuk dan berlubang di hajar rayap.

Itu dulu, sebentar lagi ruang kelas kayu lapuk bakal dirobohkan. Lokal belajar dari kayu bakal meninggalkan sebuah cerita dan kenangan bagi guru dan siswa.

Pasalnya, Pemkab Bengkalis lewat Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis telah menuaikan janjinya memperhatikan dan membangun gedung ruang kelas baru tempat belajar anak anak Kampung Lalang sebanyak Tiga lokal.

Dari penelusuran katakabar.com ke SDN 23 Mandau di Jalan Kampung Lalang ujung di tengan kota Duri tadi siang, pembangunan Tiga ruang kelas baru permanen terus di gesa rekanan biar cepat beres untuk menggantikan ruang kelas dari kayu.

"Pengerjaan Tiga ruang kelas baru sudah berjalan 17 hari, dari pekan pertama Oktober 2018 hingga kini", kata seorang pekerja bangunan tak mau ditulis namanya kepada salah seorang guru SDN 23 Mandau katanya singkat.

Terkait biaya pembangunan Tiga ruang kelas baru, itu papan nama proyeknya Pak.

"Pembangunan Tiga ruang kelas baru dibiayai sebesar Rp 504 Juta lebih dari APBD Kabupaten Bengkalis. Proyek rehab total SDN 26 Kelurahan Air Jamban dikerjakan rekanan CV Adisatia dengan volume 216 selama 75 hari kalender".

Kepala Satuan UPT SDN 23 Mandau, Hj Asma mengatakan, bersyukur dan terimakasih kepada Pemerintah Daerah khusus sejumlah anggota dewan sertan semua yang turur memperjuangkan pembangunan ruang kelas baru sekolah.

Ruang kelas baru buat anak - anak agar dapat belajar di gedung yang layak dan nyaman dengan harapan, mereka lebih giat belajar sehingga dapat berpestasi baik secara akademik dan non akademik, pungkasnya.

Kantor Guru dan Pustaka Belum Ada

SDN 23 Jalan Kampung Lalang ujung Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau persisnya di tengah Kota Duri terbilang masih minim dari segi sarana prasarana di banding sekolah dasar negeri lainnya yang berada di tengah kota daerah yang kaya dengan sumber daya alam berlimpah ruah.

Sekolah itu belum punya kantor majelis guru, ruang perpustakaan serta MCK.

Majelis guru sekolah terpaksa berkantor di salah satu ruang mestinya digunakan untuk ruang belajar mengajar.

Sementara, ruang perpustakaan belum ada dari awal berdirinya sekolah. Ragam buku dan lainnya mestinya di simpan dalam almari di ruang tersendiri terpaksa di ruang dari kayu sekolah mau dirobohkan setelah bangunan ruang kelas baru rampung pengerjaannya

Terkait MCK sekolah ada Dua ruang dari bantuan PT Chevron tapi bangunannya sudah rusak sehingga tidak bisa digunakan.

Sekolah sudah memprogramkan bangunan MCK dipindah ke sebelah ruang kelas. Bekas bangunan MCK tadi dijadikan lokasi untuk kantor majelis guru.

Andaikan, bantuan ruang kelas baru dari pemerintah bertingkat tentunya salah satu ruangannya bisa difungsikan untuk kantor majelis guru.

Harapannya, Pemerintah memberi perhatian masih minimnya sarana prasarana sekolah dengan menganggarkannya di APBD di Tahun anggaran berikutnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :