10 Warga Kristen Mesir Dibantai di Bus, ISIS Klaim Serangan

10 Warga Kristen Mesir Dibantai di Bus, ISIS Klaim Serangan

KAIRO (katakabar) - Kelompok bersenjata membantai para warga Kristen di dua bus di dekat sebuah biara di Mesir pada hari Jumat. Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan sepuluh orang dan menyebabkan 13 orang lainnya terluka tersebut.

Klaim kelompok teroris itu dipublikasikan di media propagandanya, Amaq. Namun, klaim mereka tidak disertai bukti keterlibatan.

Kelompok Kristen Koptik Mesir melalui seorang juru bicara mengatakan rombongan mereka dalam dua bus ditembaki saat menuju biara Saint Samuel di Minya.

Laporan lain menyebut bus rombongan ketiga juga ditembaki, namun sopirnya berhasil menghindari arah tembakan.

Tak lama setelah serangan terjadi, pasukan keamanan Mesir mengepung wilayah setempat. Para pelaku masih diburu.

Ambulans juga bergegas mengangkut orang-orang yang terluka ke rumah sakit.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyampaikan belasungkawa untuk korban serangan. Dia berjanji untuk terus maju dengan kampanye melawan kelompok militan bersenjata.

"Saya ingin para korban luka cepat sembuh dan mengonfirmasi tekad kami untuk melanjutkan upaya kami guna memerangi terorisme hitam dan mengejar para pelaku," tulis Sisi di Twitter, seperti dikutip Al Arabiya, Sabtu (3/11/2018).

"Kejadian ini tidak akan menggerogoti kehendak bangsa kita untuk melanjutkan perjuangannya demi kelangsungan hidup dan pembangunan," lanjut dia.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :