Pelajar di Larang Merokok, Ini Peraturannya

Sahdan
Pelajar di Larang Merokok, Ini Peraturannya

Bengkalis (katakabar) - Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2015 tentang, Merokok. 

Pasal demi Pasal Permendikbud tersebut cukup jelas mengatur soal 
anak usia sekolah dilarang merokok.

Demikian dikatakan Ketua Satgas P2TP2A Duri, Kabupaten Bengkalis, R Amran D kepada katakabar.com sore tadi. Bahkan kawasan termasuk lingkungan sekolah merupakan bagian yang di larang untuk tidak merokok seperti, kantin sekolah serta lainnya masih dalam kawasan lingkungan sekolah.

Untuk itu, sekolah dianjurkan membuat sebuah imbauan tertulis yang bertuliskan "Kawasan Tanpa Rokok".

Kita, dari SATGAS P2TP2A Duri, Kabupaten Bengkalis meminta dan sangat mendukung pihak sekolah untuk mensosialisasikan Permendikbud tersebut terhadap ruang lingkup pendidikan bertujuan, generasi penerus bangsa menjadi sehat dan cerdas.

Nah, kita mesti tampil di depan anak didik tidak merokok.

Pada pasal 7 ayat 3 bagi siswa yang Merokok di luar mau pun di sekolah wajib mendapat pembinaan. 

Hal ini penting sehingga bermanfaat dan dapat mengurangi beban orang tua.

Slogan sekolah Ramah Anak mesti terus digalakkan dan dibudayakan,  "Anak Senang, Guru Tenang dan Orang Tua Bahagia.

Dilanjutkan R Amran D, menyayangkan iklan iklan rokok terbentang berseliweran di daerah Duri dengan tidak memperhatikan lokasi dan tempat pemasangan bener dan spanduk rokok.

Ada satu produk rokok memasang iklan di bildboard ukuran besar di kawasan simpang Pokok Jengkol Duri. 

Kawasan persimpangan itu sebenarnya tidak elok dibentangkan iklan produk rokok. Zona itu dekat dengan kawasan lingkungan sekolahan.

"Betul, posisi iklan pinggir jalan di luar lingkungan sekolah tapi dalam rangka mencegah iklan tersebut mesti rada jauh sehingga anak usia sekolah tidak tergiur dengan jargon jargon produk rokok", imbuhnya.

Akhirnya Satgas P2TP2A Duri, Kabupaten Bengkalis mengucapkan, Selamat Hari Anak Kabupaten  Bengkalis pada 8 November 2018.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :