Sengkarut Proyek Pengaspalan di Duri Kabupaten Bengkalis

Sahdan
Sengkarut Proyek Pengaspalan di Duri Kabupaten Bengkalis

Bengkalis (katakabar) - Satu per satu proyek pengaspalan Jalan alternatip dan Jalan lingkungan ke hunian dan pemukiman masyarakat khususnya di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis di bangun para rekanan Pemkab Bengkalis.

Para Pihak Terkait meliputi, KPA, PPTK, Konsultan Pengawas serta rekanan setali tiga uang, tak peduli dengan waktu pengerjaan yang sudah mepet.

Sesuai dengan kontrak kerja mestinya waktu pengerjaan proyek pengaspalan hotmix ada yang 60 hari dan 90 hari bahkan ada yang 120 hari kalender tetap dikerjakan walau waktunya cuma 50 hari lamanya.

Namanya pengerjaan cepat rampung, bisa dibayangkan gimana mutu, kualitas dan kuantitas bangunan yang bakal digunakan oleh masyarakat nantinya.

Pengerjaan proyek percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun anggaran 2018 sah sah saja di kebut biar selesai cepat dan tepat waktu di akhir Tahun anggaran.

Tapi, rekanan mesti memperhatikan mutu, kualitas dan kuantitas proyek biar tahan lama sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam waktu yang lama.

Perlu evaluasi dan intropeksi, pembangunan sebuah jalan tidak gampang. Posesnya bertahun lamanya baru bisa direalisasikan pembangunannya. 

Nah, begitu pembangunan dilaksanakan maaf, pengerjaannya tidak tahan lama lantaran tidak memperhatikan mutu, kualitas dan kuantitas justru menambah masalah baru.

Orang Nomor 1 di Kabupaten Bengkalis, Amril Mukminin sebenarnya telah mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi pengerjaan proyek di lapangan.

Imbauan itu bertujuan untuk meningkatkan mutu, kualitas dan kuantitas proyek infrastruktur yang bakal digunakan masyarakat.

Sayang, keinginan Bupati Bengkalis melibatkan masyarakat bertolak belakang dengan keinginan oknum oknum rekanan yang tak terbuka kepada publik terkait proyek infrastruktur tersebut.

Menurut warga Jalan Cempaka, Jalan Sudirman, Hidayat akrab di sapa Dayat kepada Awak media mengatakan, pengerjaan peningkatan jalan Cempaka sudah semeninsasi sebelumnya ditingkatkan pembangunannya ke aspal hotmix.

Siapa rekanan yang mengerjakan, volume proyek serta dibawah Dinasnya tak jelas alias abu abu.

"Saya terkejut dan heran, pergi kerja pagi hari aspal hotmix sudah terhampar. Sementara, saat pulang kerja sore kemarin jalan Cempaka masih semenisasi".

Masih Dayat, saya cari tahu plank proyek di lokasi pengerjaan tidak tampak dan ketemu. 

Tak sampai di situ, tanya kepada tetangga rupanya proyek pengaspalan dikerjakan di malam hari.

"Aspal hotmix yang di hampar oknum rekanan di atas semenisasi tipis dan tidak merata serta bergelombang. Sedih melihat kualitas jalan aspal berapa lama bakal bertahan begitu digunakan".

Sebelum proyek dikerjakan, oknum rekanan tidak ada melapor kepada RT dan RW setempat. Begitu dengan volume proyek pengaspalan yang dikerjakan tidak jelas.

Setahu saya, Bupati Bengkalis pernah mengimbau agar masyarakat melakukan pengawasan pembangunan di kabupaten Bengkalis untuk menjaga kualitas mutu pekerjaan. 

Jika diduga ada yang menyimpang, segera tegur pihak kontraktor dan bila perlu minta ditunjukan gambar teknis pekerjaan. 

"Kalau tidak sesuai, tegur kontraktor sebab yang rugi nantinya masyarakat". 

Warga Duri lainnya, Rizal menimpali, suatu pekerjaan konstruksi dikerjakan di akhir Tahun kondisi alam tidak bersahabat seperti musim penghujan mutu, kualitas dan kuantitas dari konstruksi dipertanyakan.

Dicontohkan Rizal, bila pekerjaan beton berdampak pada mutu beton kurang bagus.

Begitu pula, suatu pekerjaan di gesa dengan waktu yang singkat otomatis teknis pekerjaan akan terabaikan. 

"Biasanya, suatu pekerjaan sebelum dimulai area pekerjaan mesti bersih bebas dari debu dan lumpur". 

Lantas, bagaimana pekerjaan di musim penghujan yang ada genangan air dan lumpur sangat fata, berdampak buruk pada kualitas.

Apa pun pekerjaan konstruksi lahan atau area harus bersih agar bisa efektif, efisien dan berkualitas tinggi, tandasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :