Setelah TMMD Berlalu, Ini Kondisi Kawasan Stadion Mini dan LAMR Mandau

Sahdan
Setelah TMMD Berlalu, Ini Kondisi Kawasan Stadion Mini dan LAMR Mandau

Mandau (katakabar) - Pekan pertama Desember 2018, Pagi , Kantor UPT P2TP2A Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis tampak beda di banding hari sebelumnya.

Suasana kantor berwarna Biru, Kuning dan Merah Maron atap gedung dengan lantai keramik pekarangannya terlihat bersih dan rapi. Padahal Tiga Bulan belakangan, pekarangan kantor yang mengurusi kaum hawa dan anak anak terlihat semak oleh rerumputan setinggi hampir satu meter.

Pekarangan Kantor UPT P2TP2A Mandau yang bersih dan rapi kontras bedanya dengan bangunan lainnya seperti, Stadion Mini, gedung LAMR Mandau yang berada di kawasan Pokok Jengkol Jalan Hang Tuah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Lihat, dinding beton Stadion Mini satu satunya stadion di Duri Kecamatan Mandau tempat anak anak usia dini berlatih sepak bola di kepung rerumputan setinggi satu meter.

Begitu dengan pelataran gedung LAMR Kecamatan Mandau paling depan dekat trotoar jalan aspal Hang Tuah rerumputan setinggi kurang lebih 30 Centimeter.

Kawasan gedung LAMR dan Stadion Mini sudah mulai tidak terawat karena ragam rumput yang tumbuh mulai menutupi pelataran kawasan tersebut.

Menurut Ketua Satgas P2TP2A Duri, Kecamtan Mandau, R Amran Daud, pekarangan dan lingkungan sebuah bangunan apa saja mesti ada perawatan dan pemeliharaan secara rutinitas.

Pekarangan bagunan yang luas butuh biaya untuk perawatan begitu dengan lingkungan yang sempit perlu biaya.

Pekarangan kantor UPT P2TP2A Kecamatan Mandau untuk memotong rumput secara rutin setiap Bulannya Rp 150 Ribu. 

"Rumput mesti di potong biar lingkungan bersih dab rapi. Jika dibiarkan rumput bakal tumbuh menutupi bangunan kantor seperti, lingkungan Stadion Mini Duri persis di belakang kantor", ujar sambil menunjuk ke arah belakang dengan telunjuk Tangan sebelah kanan.

Diceritakan, Tiga Bulan lalu kawasan komplek perkantoran, gedung LAMR Mandau dan stadion mini Duri bersih dan rapi.

Kenapa bisa, ada gawe tentara saat itu di kawasan dan komplek. Prajurit TNI yang menyulap kawasan jadi bersih, sampah tak ditemukan apalagi terlihat berserakan.

Sepeninggal tentara, ya kondisinya begini seperti yang terlihat kawasan tersebut sudah semak stadion mini seperti tak di rawat dan di pelihara.

Stadion Mini kata R Amran D, tempat anak anak usia dini Duri berlatih sepak bola. Mereka berlatih dalam stadion dindingnya di kelilingi ragam rumput.

Andai lingkungan stadion bersih dan apik, sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk hal hal yang baik dan bernilai ekonomi.

Semua itu, tergantung kemauan dan niat sebab rumput yang tumbuh di lingkungan sekitar stadion mini bila di potong dan dibersihkan rutin setiap Bulan biayanya terjangkau cuma Rp 200 Ribu.

Jika perawatan dilakukan secara rutin,  lingkungan bersih dan warga profesi jasa potong rumput terbantu secara ekonomi. Jasa yang diterima dari keringat warga tadi dapat digunkannya untuk membiayai kebutuhan keluarga dan anak bersekolah.

Bayangkan, pihak pengelola tidak hanya merawat lingkungan dan bangunan stadion mini tapi telah memberikan peluang ekonomi kepada salah seorang warga.

Kita berharap pemerintah setempat dan pihak pengelola dapat merawat lingkungan dan bangunan aset Pemda Bengkalis biar tetap terjaga dan tahan lama, semoga.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :