Mobil Listrik Blits Explore Indonesia Sapa Kota Minyak

Sahdan
Mobil Listrik Blits Explore Indonesia Sapa Kota Minyak

Mandau (katakabar) - Mobil Listrik Blits Explore Indonesia melintas dan sempat singgah di kantor Unit PLN Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang berada di Jalan Hang Tuah Duri sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah berikutnya pada Selasa (11/12) sekitar pukuk 22.45 WIB, malam tadi.

Tim Blits bertajuk, jelajah sumatera menyapa warga kota minyak Duri, Kecamatan Mandau di jalur lintas Sumatera khususnya pegawai dan staf Unit PLN Duri, Kabupaten Bengkalis.

Menurut Tim Leader Blits, Agus didampingi Sujono kepada awak media lokal mengatakan, mobil listrik blits explore indonesia berawal dari 2013 silam bukan Tahun ini.

Awalnya, ada keinginan kolaborasi antara ITS dan Universitas Budi Luhur untuk membuat mobil listrik dengan visi dan target ikut Reli Dakar pada 2021 mendatang.

Setelah melalui riset cukup panjang meski awalnya tidak berani. Tapi nyali untuk membuat mobil listrik menggebu dan untuk membuktikan produk perlu uji keliling indonesia sekaligus sosialisasi betapa polusi emisi yang dahsyat merusak tatanan dan partikel partikel udara dan solusinya mobil listrik.

Ini tidak mudah, pendekatan ke beberapa perusahaan sudah dilakukan. Dan akhirnya PLN yang merespon dan mendukungnya. Dukungan dari PLN luar biasa baik di Pulau Jawa dan PLN wilayah Sumatera paling luar biasa sambutannya.

Kata Agus, selama penjelajahan dilakukan. Tim Blits tidak hanya memperkenalkan mobil listrik sekaligus mempromosikan wisata lokal yang dipromosikan lewat medsos.

"Penjelajahan dan uji mobil listrik yang di desain dan rusak perbaiki sendiri dari 20 oktober dan kurang lebih sudah 2 Bulan lamanya".

Dilanjutkannya, misi sesungguhnya dari penjelajahan mobil listrik blits explore memperkenalkan kenderaan alternatif kenderaan. Kenapa mobil listrik. Listrik merupakan energi masa depan dan kalau BBM suatu masa bakal habis.

Kenderaan merupakan alat transportasi, kenderaan listrik pasti meluncur di indonesia asli produk anak bangsa indonesia di masa depan.

Dari situ nantinya tujuan tercapai untuk menumbuhkan inisiator mobil listrik makanya singgahi kota bertemu dengan universitas shering dengan mahasiswa selain menguji kontroler dan manajemen sistim mobil listrik.

"Bangsa indonesia mampu, kenapa tidak berkembang anak anak bangsa tidak diberi kesempatan.Pln blits bagian dari kampanye bahwa bangsa indonesia mampu". 

Terkait produksi mobil ujar Agus, butuh waktu 7 Bulan lamanya khusus pembuatan desain mobil. Uji jelajah sumatera bagian untuk mengikuti reli dakar sebab teknologi bisa dikembangkan sebab produksi terjamin 100 persen.

Nah, untuk produksi massal di masa depan butuh orang "gila" meski sulit menemukan orang "gila" yang berduit yang mau rugi memproduksi secara massal.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :