Top Five Survey Duri Institute

Marnalom H, Kita Lihat Dinamika Politik Seperti Apa ke Depan

Sahdan
Marnalom H, Kita Lihat Dinamika Politik Seperti Apa ke Depan

Duri (katakabar) - Sosok yang menduduki posisi Lima pada Top Five survey Duri Institute dengan responden sebanyak 300 orang berusia minimal 17 tahun, dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis dari daftar pemilih tetap Pileg 2019. Responden tersebar di 2 kecamatan yaitu, Mandau dan Bathin Solapan. Jumlah responden di setiap kelurahan/desa ditentukan secara proporsional.

Adalah figur Marnalom Hutahaen  dari profesional bukan dari politisi dinilai mewakili generasi millineal masuk dalam Top Five survey Duri Institute yang di rilis ke media pekan pertama Februari 2019.

"Saya kaget dan surprise masuknya nama dalam Top Five hasil survey yang dilakukan Duri Institute. Terimakasih kepada Duri Institute, tidak sangka responden menyebut nama saya dalam survey Duri Cerdas, Menakar Kandidat Potensial Pilkada Kabupaten Bengkalis 2020", kata Marnalom Hutahaen kepada katakabar.com di Duri Jumat 8/2 siang tadi 

Pemikiran sebagai generasi di Mandau, ini momentum kita saatnya mengabdi dari kalangan millenial. Terkait Menakar Kandidat Potensial Pilkada Kabupaten Bengkalis 2020, 
Kita lihat dinamika seperti apa ke depan untuk mewakili generasi profesional bukan dari partai.

Sekedar diketahui, survey yang dilakukan Duri Institute di dorong untuk mengetahui dinamika sosial dan politik serta mengetahui opini publik yang berkembang, Pusat Dokumentasi Politik Duri Institute PDP Duri Institute mengadakan survey independen "Duri Cerdas 2019" bersifat terbuka, artinya responden tidak diberi pilihan nama, sehingga nama-nama yang muncul  diharapkan benar-benar mencerminkan keinginan masyarakat," sebut Agung.

Menurut Agung, survey dilakukan melalui tatap muka langsung dan by phone dari tanggal 26 Januari – 3 Februari.  

"Hasilnya selengkapnya, lima besar Top Five yakni, Mira Roza menduduki peringkat pertama 22,7%, disusul Hendri 17,7%, Rianto 15,3%, Samda 11,7%, dan Marnalom Hutahaean 10,3%," beber Agung.

Kemudian, lanjut Agung, berturut-turut yang menduduki peringkat 6-8 dengan perolehan angka di bawah 10% adalah Abi Bahrun 7,3%, Sihol Pangaribuan 6,7%, dan Kaderismanto 5,7%.

"Dari ke-8 nama terpilih di kota Duri ini, 7 orang berlatar belakang politik, dan 1 orang profesional. 3 orang dari Partai Keadilan Sejahtera PKS, 1 orang Partai Golkar dan 1 orang dari PAN dan 2 orang dari PDI-P. Yang menarik dari survey ini adalah munculnya nama Marnalom Hutahaean, satu-satunya yang tidak berlatang belakang politik. Dia dikenal sebagai Ketua Apindo Kabupaten Bengkalis, pengacara dan profesional muda, " jelas Agung.

Lima nama yang muncul teratas “Top Five”, tambah Agung, pada survey awal ini, akan dimasukkan dalam daftar kuesioner , pada survey elektabilitas "Bengkalis Memilih 2020". Hasil survey ini  diharapkan dapat memberikan informasi awal dan bermanfaat bagi masyarakat yang akan menentukan pilihan di Pilkada Bengkalis 2020, tak lama setelah pesta demokrasi Pileg dan Pilpres 17 April 2019.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :