Busuk! Air Comberan Meluber di Ruas Jalan Jenderal Sudirman Duri

Sahdan
Busuk! Air Comberan Meluber di Ruas Jalan Jenderal Sudirman Duri

Mandau (katakabar) - Suasana di kawasan antara pertigaan Jalan Sejahtera dan pertigaan Babusalam jalur Dua Jalan Jenderal Sudirman Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis tak bersahabat.

Pasalnya, air comberan warna hitam yang keluar dari parit meluber ke badan jalur Dua Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau Duri, aroma tak sedap dan bau busuk menyengat dan menusuk hidung.

Tak pelak, bau busuk air comberan yang meluber ke badan jalur Dua Jalan aspal Jenderal Sudirman membuat mual dan mau muntah para pengguna jalan khususnya pengendera sepeda motor dan pejalan kaki santing busuknya air comberan menusuk hidung.

Pengamatan katakabar.com di pekan ke Empat Maret 2019, tampak air comberan hitam keluar dari dari parit persis sebelah kiri ruas Jalan Jenderal Sudirman dari arah pertigaan Babusalam menuju ke pertigaan Sejahtera.

Air comberan hitam bau busuk mengalir ke tempat rendah membasahi jalur Dua ruas Jalan aspal hingga menggenangi pulau jalan yang tingginya sama dengan aspal Jalan Jenderal Sudirman.

Tak cuma bau busuk, air comberan yang mengalir terus menerus setiap saat tak perduli musim kemarau dan musim hujan merusak aspal ruas jalur Dua Jalan Jenderal Sudirman.

Itu sebabnya, kenderaan roda Empat dan Dua yang melintas di ruas jalur Dua Jalan Jenderal Sudirman yang digenangi air comberan terpaksa pelan pelan biar tidak terjebak ke dalam ruas jalan aspal yang berlubang.

Pengendera, khususnya sepeda motor yang melintas dan melindas air comberan rada kesal dan kecewa. Sudahlah kawasan itu busuk, ruas jalan aspal berlubang sangat berbahaya lantaran dapat menyebabkan terjadinya laka lantas.

Air comberan dan ruas jalan aspal Jenderal Sudirman berlubang lantaran di gerus air parit terus menerus 
sudah bertahun lamanya terkesan ada pembiaran.

Padahal, air comberan yang meluber sudah membuat kotor ruas Jalan Protokol dan meresahkan para pengguna jalan khususnya pejalan kaki.

Itu tadi, bau busuk dan ruas jalan aspal Jenderal Sudirman yang berlubang sangat berbahaya bagi pengguna jalan seperti, laka lantas, timbulnya penyakit serta bahaya lainnya akibat kotor dan kumuhnya kawasan tersebut.

Lokasi air comberan yang meluber ke ruas jalur Dua Jalan Jenderal Sudirman, sebenarnya tidak jauh dari komplek perkantoran Kecamatan Mandau yang megah bak kantor Bupati atau Kota, cuma ratusan meter jaraknya.

Bahkan, air comberan yang meluber cukup aspal jalan dekat dengan kantor Capilduk Duri, Kecamatan Mandau.

Tapi, entah kenapa tidak ada perbaikan dan pembenahan parit yang rusak membuat air meluber mengotori aspal Jalan Jenderal Sudirman Duri.

Dari berbagai sumber yang di percaya, Pemkab Bengkalis telah menganggarkan dan menggelontorkan belasan miliar rupiah dari APBD Tahun anggaran 2019 untuk membiayai proyek pemeliharaan ruas jalan dan gang rusak.

Proyek swakelola nama lain dari program pemeliharaan ruas jalan dan gang rusak sedang dalam proses pengerjaan.

Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan di ranah publik. Kenapa parit rusak tempat menampung air comberan tidak diperbaiki. 

Padahal secara kasat mata air comberan yang meluber ke Jalan Jenderal Sudirman dari parit berdampak kepada lingkungan dan kesehatan serta lainnya yang membuat warga resah.   Masyarakat terutama pengguna jalan hanya bisa mengurut dada sembari berharap Pemerintah dan Dinas Terkait melek dan memperbaiki parit dan ruas Jalan Jenderal Sudirman sebagai potret Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :