Oalah.., Tiang Pancang DIC Di Produksi Massal Secara Manual

Sahdan
Oalah.., Tiang Pancang DIC Di Produksi Massal Secara Manual

Duri (katakabar) - Ketahanan Tiang Pancang Duri Islamic Center yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun anggaran 2019 sebesar Tiga Puluh Delapan Miliar lebih dipertanyakan.

Pasalnya, Tiang Pancang Duri Islamic Center di produksi secara manual oleh pekerja proyek persis sebelah kanan rumah toko berlantai Dua yang berada di kawasan Jalan Siak Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Pengamatan katakabar.com di lokasi pembuatan Tiang Pancang DIC pada Selasa (21/5) siang kemarin, Tiang Pancang DIC sepanjang kurang lebih Enam Meter yang sudah selesai di produksi secara manual tampak menumpuk rapi di halaman depan sebelah kiri rumah toko. 

Angker besi berulir dan besi pengikat belum di racik tampak berserakan dan ada pula angker besi yang sudah di racik pekerja proyek tergeletak di halaman rumah toko. 

Para pekerja proyek terlihat beristirahat siang dan ada yang hilir mudik melepas lelah sebelum kembali melanjutkan pekerjaan seperti, peracikan anker besi dan pengecoran Tiang pancang.

Para pekerja proyek melakukan pengecoran Tiang Pancang DIC persis sebelah kiri rumah toko berpagar dari seng berukuran atap rumah.

"Anker besi berulir ukurannya Tiga Belas Milimeter dan pengikatnya Enam Milimeter", kata seorang pekerja proyek enggan menyebutkan identitasnya saat berbincang akrab dengan katakabar.com siang kemarin.

Terkait Tiang Pancang DIC di produksi secara manual, kualitasnya cukup bagus sebab campuran bahan bahan seperti, semen, pasir serta lainnya sudah maksimal.

"Saya sudah berpengalaman dalam membuat Tiang Pancang bangunan sekelas DIC. Ini bukan yang pertama, pembuatan Tiang Pancang bangunan di sejumlah daerah yang membutuhkan jasa kami sudah sering seperti, Bengkalis, Jambi serta daerah lainnya", ujar pria bertubuh sedang mengaku dari  Jawa.

Anda sudah berpengalaman, Tiang Pancang yang di produksi secara manual. Apa terjamin kualitas dan ketahanannya.

Setelah di produksi, dilakukan uji lab.  Kualitas dan ketahanannya bakal ketahuan apakah sesuai standar berdasarkan speck proyek Tiang Pancang DIC.

"Terkait total Tiang Pancang yang sudah di produksi sebanyak Lima Ratus Tiang Pancang", katanya.

Sekedar diketahui, PT Luxindo Putra Mandiri sebagai pemenang tender proyek Tiang Pancang DIC belakangan diketahui di duga punya kaitan dan hubungan dengan Hendri alias Along.

Menanggapi itu, Kepala Bidang PUPR, Junaedi kepada sejumlah awak media lokal Duri via telepon seluler siang tadi mengatakan, Tiang Pancang DIC yang di produksi secara manual sudah standar.

"Kalau menurut saya, Tiang Pancang yang di produksi secara manual sudah standar".

Kata Junaedi, Tiang Pancang yang sudah selesai produksi secara manual bakal dilakukan uji lab. Tujuannya, untuk mengetahui apakah Tiang Pancang sudah memenuhi spesifikasi berdasarkan bestek sebagai buku pedoman Tiang Pancang pembangunan DIC.

"Saya bakal turunkan tim independen dari UIR ke kelapangan untuk mengecek Tiang Pancang DIC yang sudah di produksi pada minggu depan", sebutnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :