Menanti Independensi Tim Independen UIR

Lagi, Soal Tiang Pancang DIC

Sahdan
Lagi, Soal Tiang Pancang DIC

Duri - Tiang Pancang Duri Islamic Center yang di gadang gadang icon daerah "mutiara hitam" di cetak  secara manual tengah menjadi sorotan. Beruntung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bengkalis cepat merespon keinginan publik.


Tim Independen Universitas Islam Riau yang diketuai Sugeng telah mengambil sampel beton Tiang Pancang DIC, di saksikan berpasang pasang mata berasal dari beberapa elemen masyarakat seperti, Tokoh masyarakat, Ketua RT, Pemerintah Desa Petani serta lainnya pada Rabu (28/5) kemarin.


Nasib Ratusan batang Tiang Pancang DIC panjang Enam Meter yang di cetak manual menggunakan mesin molen cor terletak di halaman rumah toko di kawasan Jalan Siak, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, layak atau tidak dan standar atau tidak di Tangan Tim Independen UIR.


"Test dan uji lab sampel beton perlu waktu Satu hingga Dua hari lamanya, sudah bisa diketahui hasilnya. Tapi lantaran kendala hari libur nasional lebaran butuh waktu rada lama baru hasilnya ketahuan", kata Kabid Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis, Junaedi kepada awak media lokal di suatu perbincangan.


Kata Junaedi, kalau nanti hasil uji lab dari Tim Independen Universitas Islam Riau sudah keluar. Nyatanya, tidak standar karena tidak berdasarkan spesfikasi ya rekanan mesti terima.


Seorang warga Duri, Refri Amran D menimpali, Duri Islamic Center (DIC) salah satu proyek strategis dari 13 proyek strategis Pemda Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2019.


DIC yang di bangun di kawasan Jalan Lingkar Barat, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan merupakan ikon Duri, Kabupaten Bengkalis nantinya termegah di kawasan pesisir Riau ke depan.


"Kita sangat bangga dengan DIC, bila nanti terwujud. Begitu dengan Pemda Bengkalis, kita bangga karena telah berusaha merumuskan dan membangun DIC".


Paling utama dalam suatu program ujar Ketua RT di Kelurahan Air Jamban, Mandau, pengawasan dan kontrol terhadap proses pembangunan biar hasilnya sesuai harapan.

 

"Pengawan dari masyarakat, kami rasa sangat positif. Itu sejalan dengan permintaan pemerintah untuk sama sama mengawasi semua proyek yang ada dan partisipasi masarakat berjalan pula dengan sendirinya".


Menurutnya, permintaan pemeritah kepada masyarakat untuk ikut mengawasi semua proyek yang dibiayai dari APBD sudah berjalan dengan baik.


Ada pun hal hal yang ditemukan bentuk kepedulian untuk kebersamaan. Elok diawal dari pada nanti, setelah bangunan rampung pembangunannya menimbulkan masalah. 


"Bangunan yang sudah diparipurnakan dengan sempurna harus sempurna. Apalagi, DIC satu dari 13 proyek strategis Pemda Kabupaten Bengkalis". 


Turunnya Dinas PUPR dan Tim Independen dari UIR, masyatakat berharap tidak ada lagi memperlambat proses pembangunan proyek kelas tinggi.


Kalau proyek kelas tinggi dan super megah mestinya pemenang atau pengelola harusnya punya sertifikasi standar nasional indonesia (SNI).


Masyarakat berharap kepada Tim Independen UIR profesional dan proporsional dalam melakukan uji lab beton Tiang Pancang DIC.


Masyarakat saat ini menanti uji lab beton Tiang Pancang. Tim Independen UIR tunjukkan profesionalisme dan independensinya dalam melakukan test dan uji lab beton, sebutnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :