Telan Duit APBD 2017 Rp 1,9 Miliar Lebih

Proyek Asrama Putra Rumah Yatim Ibadurahman di Bangungun "Asal Jadi"

Sahdan
Proyek Asrama Putra Rumah Yatim Ibadurahman di Bangungun "Asal Jadi"

Pinggir (katakabar) - Proyek Asrama Putra Rumah Yatim Ibadurahman yang berada di kawasan Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau telah menelan duit APBD Kabupaten Bengkalis sebesar Satu Miliar Sembilan Ratus Juta Rupiah lebih Tahun anggaran 2017 silam.


Namun, proyek yang sudah menghabiskan duit rakyat hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Umur bangunan belum genap Dua Tahun sudah rusak di sana sini.


Lihat, atap bangunan bocor berimbas kepada rusaknya plafon. Akibatnya, plafon bagian depan bangunan tanggal terburai menunggu saatnya jatuh ke lantai bangunan.


Tak cuma itu, struktur bangunan tampak miring kuat dugaan disebabkan saat proses pengerjaan konstruksi bangunan seperti, pemasangan tiang pancang bangunan tidak lengkap dan tidak berdasarkan besaran tekhnik sebagai pedoman dan petunjuk proses pengerjaan proyek. Hal itu berimbas kepada dinding bangunan rusak dan sudah  retak retak.


Rekanan yang membangun proyek di duga "asal jadi" belakangan diketahui bernama CV Jaya Putra.


"Setali Tiga Uang" begitu kalimat yang pas, antara rekanan, PPTK, KPA dan Konsultan Pengawas sepertinya tak mau ambil pusing dengan kondisi bangunan Asrama Putra Rumah Yatim Ibadurahman cukup memprihatinkan.


"Lemahnya pengawasan lantaran di duga ada "kongkalikong" antara pihak terkait yang terlibat menghasilkan proyek "asal jadi", kata sumber katakabar.com tak mau ditulis namanya kemarin.


Menurutnya, sejak awal bangunan asrama putra rumah yatim Ibadurahman bermasalah. Buktinya, pihak kepolisian sudah pernah datang mengecek bangunan, hasilnya belum diketahui sampai saat ini.


"Begini kondisi bangunan, struktur bangunan sudah miring, atap bocor, dinding retak - retak dan plafon rusak".


Kami tidak tahu, apakah tempat ini aman ditempati atau tidak. Kasihan dengan anak anak yang menempati bangunan. Andai tidak kokoh bakal berdampak tidak baik nantinya.


Harapannya, masalah bangunan ada solusi sehingga kami yang menggunakan dapat jawaban, sudah sesuaikah dengan perencanaan dengan bangunan katanya sudah rampung, sebutnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :