Teka Teki Uji Sampel TP DIC Duri

Dan Tiang Pancang DIC Wajib Punya Legitimasi dan Produk Pabrik

Sahdan
Dan Tiang Pancang DIC Wajib Punya Legitimasi dan Produk Pabrik

DURI (katakabar) - Uji dan test sampel laboratorium beton Tiang Pancang Duri Islamic Center yang dilakukan tim Independen Universitas Islam Riau (UIR) akhirnya diketahui.


Hasilnya, Tiang Pancang yang di cetak rekanan secara manual pakai mesin molen cor tidak standar.


Demikian dikatakan PPTK proyek Tiang Pancang DIC, Hagustizean kepada sejumlah awak media lokal Duri Minggu (16/6) siang tadi. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis menyarankan dengan tegas kepada rekanan agar menggunakan Tiang Pancang produk pabrik lantaran punya legitimisasi, lisensi dan sertifikat.


Kata Hagustizean, dari hasil lab yang dilakukan Tim Independen UIR Pekanbaru, Riau bahwa, tiang pancang beton DIC yang dicetak secara manual oleh pihak rekanan hasilnya tidak standar dan tidak sesuai dengan lisensi.

Untuk itu, kami meminta kepada pihak rekanan untuk pengadaan tiang pancang agar menggunakan barang pabrikasi(pabrik) berdasarkan legalitas, lisensi sertifikat pengecoran, tegasnya.

Dilanjutkannya, belum satu pun Tiang Pancang yang di cetak manual di tanam di lokasi pemhangunan DIC yang berada di kawasan Jalan Lingkar Barat, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan.


Silahkan lihat, mari kita awasi bersama ada tidaknya Tiang Pancang yang di cetak manual di tanam rekanan, imbuhnya.


Tempat terpisah, rekanan proyek Tiang Pancang DIC senilai Puluhan Miliar Rupiah, Hendri (Along) by telepon selulernya kepada katakabar.com sore tadi mengatakan, terkait Tiang Pancang yang di cetak manual tidak diterima karena tidak standar tak masalah.


Saya terima hasil uji dan test sampel beton dari Tim Independen UIR. Tiang Pancang yang sudah terlanjur di cetak masih dibutuhkan bisa ke depan untuk bahan bangunan rumah toko.


"Saya tidak ada niat sedikit pun main main dalam membangun proyek Tiang Pancang DIC", tandasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :