Kelompok Bisnis Mahasiswa Polbeng Lolos Pendanaan Program KBMI 2019

Sahdan
Kelompok Bisnis Mahasiswa Polbeng Lolos Pendanaan Program KBMI 2019

Gawe Ristek Dikti 2019. Foto: Ist

Bengkalis (katakabar) - Kabar gembira dan membanggakan datang dari mahasiswa Politeknik Bengkalis (Polbeng). 

Empat dari 25 kelompok bisnis mahasiswa lolos untuk mendapatkan pendanaan program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2019.

Informasi pendanaan yang digelar oleh Dirjen Belmawa Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi nongol pada pengumuman 1 Juli lalu.

Kelompok bisnis mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga yang memperoleh pendanaan pertama; Q-Mou Healthy Factory. 

Kelompok ini beranggotakan, Rio Aopranto, M. Iwaludin, Nurul Huda, Sito Hidayah, Wildaniati dan Dosen Pembimbingnya Adrian Irnanda Pratama, M.B.A,

Kedua, DUE-IT (Doa, Usaha, Ikhtiar-Etos dan Tawakal) yang beranggotakan Irwansyah, Mohd. Azmil, Suwito, Nurlaili, Azrani, Dosen Pembimbing Adrian Irnanda Pratama, M.B.A,

Selanjutnya, Lempernas (Lembaga Perjajanan Nasional) Jajanan Khas Bandung yang beranggotakan Dea Yulianti, Yuliana Syahfitri, Nining Fitri Nuraeni, M. Lazuardi, Dosen Pembimbing Endang Sri Wahyuni, M. Ak,

Terakhir, Edam Burger yang beranggotakan Karina Krisnanda, Atiqah Azizah, Nuraini, Neli Agustin, Susan Nopi Wulan, Dosen Pembimbing Rosmida, M. Si.

Ketua Jurusan Administrasi Niaga Polbeng, Yunelly Asra mengatakan, dana yang diperoleh masing-masing kelompok bervariasi mulai dari Rp4-Rp10 juta.

“kita sangat mengapresiasi dan bersyukur atas pencapaian empat kelompok bisnis tersebut, kedepan ini dapat menjadi motivasi kita semua,” ujanya.

Kata Yunelly, bahwa pembentukan kelompok-kelompok bisnis ini sejalan dengan kurikulum jurusan.

"Harapannya, dengan adanya dana bisnis dapat digunakan sebaik-baiknya sehingga bisnis dapat berkembang dan maju, semoga" harapnya.

Setelah memperoleh dana, selanjutnya setiap kelompok bisnis akan mulai menjalankan bisnis yang diusulkan.

DIKTI bakal melakukan monitoring dan evaluasi sampai bulan Oktober nanti. Setelah berjalan, setiap kelompok wajib memberikan laporan akhir kepada penyelenggara.

Kelompok bisnis yang dianggap layak setelah melalui proses monitoring, evaluasi dan penilaian laporan akhir akan diikutsertakan dalam Ekspo KMI 2019 pada bulan November mendatang.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait