ACT Duri dan Satgas PPA Mandau Peduli Anak Kurang Mampu

Saat Butuh, Mereka Mendapat Bantuan Perlengkapan Alat Sekolah

Saat Butuh, Mereka Mendapat Bantuan Perlengkapan Alat Sekolah

Duri (katakabar) - Raut wajah Delapan orang anak berlatar belakang ekonomi kurang mampu tampak sumringah menerima seperangkat alat sekolah bantuan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Duri bekerjasama dengan Satgas PPA Kecamatan Mandau pada Minggu (14/7) kemarin.

Maklum, saat anak anak status ekonomi kurang mampu butuh. Saat itu pula, mereka mendapat bantuan keperluan dan kebutuhan sekolah berupa, Tas serta lainnya.

Seorang anak, Alhafidz Khairi penerima bantuan seperangkat alat sekolah sudah lumayan lama di tinggal meninggal ibunya. Ayahnya mestinya mengantar dan menjemput sekolah masih menjadi penghuni lapas di Pulau seberang.

Pantas, tantenya yang mewakili menerima bantuan alat sekolah di kantor ACT Jalan Jenderal Sudirman Duri, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Rupanya, Alhafidz Khairi masih berada di rumah neneknya di Pekanbaru.

Beda dengan anak lainnya, Maulid Ramadhan ditemani ibunya, Hasriati saat menerima bantuan alat sekolah. 

Ibu Hasriati berkaca kaca melihat anak laki laki senang dan bahagia menerima bantuan seperangkat alat sekolah.

"Terimakasih banyak kepada ACT telah membantu Tas dan Alat Tulis sekolah kepada Maulid Ramdahan", kata Ibu Maulid Ramadhan, Hasriati.

Tas sekolah sangat dibutuhkan lantaran sudah cukup lama didambakan ujar Hasriati, di suatu waktu, Maulid pernah menangis meminta dibelikan Tas sekolah tapi apa daya duit belum ada.

"Duit untuk membeli kebutuhan sehari hari mesti peras keringat dulu, itu pun dapat pagi petang harinya sudah habis buat beli kebutuhan hidup keluarga. Dari mana duit mau beli Tas sekolah anak," kata Hasriati sedih.

Seorang ibu lainnya yang menemani Empat orang anaknya menerima bantuan, beda lagi ceritanya.

Ibu yang tak mau di tulis namanya sudah lama sebagai kepala rumah tangga merangkap pula kepala keluarga. Bagi wanita ini, dalam menghadapi Tahun Pembelajaran 2019 tidak mudah untuk membiayai anak anak mau masuk sekolah.

Itu sebabnya, saat Tim ACT Duri menjambangi rumahnya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Duri memberi bantuan seperangkat alat sekolah kaget dan terkejut, tak sangka masih ada orang orang yang mau membantu di tengah perekonomian yang sangat sulit seperti sekarang ini.

Melihat Tas dan ATS sekolah diserahkan, anak anaknya sangat gembira dan bahagia. Wanita kepala Tiga tak kuat menahan haru sembari mengucapkan terimakasih kepada Tim ACT Duri.

Begitulah segelumit cerita potret warga kurang mampu di Duri bernama Kota Minyak, daerah yang kaya dengan Sumber Daya Alam.

Perut bumi minyak, dan atas bumi minyak dengan ratusan ribu bisa jadi jutaan hektar hamparan kelapa sawit.

Tapi, kurun waktu Lima Tahun belakangan jumlah masyarakat kurang mampu meningkat bukannya menurun.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait