Ditugaskan Sistim Cross Provinsi Daerah Perbatasan

Wapres RI Lantik 744 Calon Pamong Praja IPDN 2019

Wapres RI Lantik 744 Calon Pamong Praja IPDN 2019

Jatinangor (katakabar) - Kemarin,  sebanyak 744 orang calon Pamong Praja Muda lulusan IPDN Angkatan XXVI dilantik langsung Wakil Presiden RI, Dr. Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla. Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXVI Tahun 2019 digelar di Lapangan Parade Abdi Praja Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jatinangor, Jawa Barat.

Ibu Mufidah Jusuf Kalla, hadir dalam acara begitu pula, Menteri Dalam Negeri dan Ibu Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Gubernur Jawa Barat, Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Bupati Sumedang, Forkopimda Kabupaten Sumedang, serta beberapa pimpinan RI dan pejabat  lainnya. 

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melaporkan, Pamong Praja Muda yang dilantik adalah putra putri terbaik bangsa wakil dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia bakal di tempatkan di lintas Provinsi sebagai implementasi Nawa Cita.

"Pamong Praja Muda ini adalah putra putri terbaik bangsa wakil dari seluruh Provinsi dan Kabupaten, Kota se Indonesia. Mereka nanti, ditempatkan di daerah penugasan dengan sistem cross Provinsi khususnya di daerah perbatasan, pedalaman dan pulau terluar dengan masa kerja minimal Dua Tahun yang ditugaskan khusus melaksanakan Nawa Cita menghadirkan pemerintahan dekat dengan masyarakat, melayani masyarakat dengan hati yang tulus dan penuh dedikasi atas dasar tanggung jawab yang tinggi dalam koridor poros pemerintahan dalam negeri," katanya.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Presiden RI, Komandan Upacara, Bupati Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ilham Syah Azikin, M.Si.

Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN ditandai pengalungan penghargaan Kartika Pradnya Utama kepada lulusan terbaik program S1, Sarto Sirenden (praja asal pendaftaran Provinsi Sulawesi Tengah) dan Kartika Astha Bratha kepada lulusan terbaik Program D-IV, Alexander Lendie Nicholas (praja asal pendaftaran Provinsi Jawa Barat). 

Wapres RI menyematkan pin purna, memasangkan pangkat dan menyerahkan keputusan Menteri Dalam Negeri RI kepada lulusan terbaik program S1 da D-IV.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam amanatnya, tugas utama Pamong Praja merupakan tugas yang mulia dan sangat menentukan kualitas bangsa ke depan. Pasalnya, Pamong Praja merupakan perekat dan pemersatu bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tugas Pamong Praja sangat menentukan kualitas bangsa ke depan. Anda, pewaris Pemerintah masa depan dan harus menjalankan amanah sebaik-baiknya. Anda, alat pemersatu dan perekat bangsa, pemimpin yang demokratis, mendengarkan suara rakyat dan melayani masyarakat secara keseluruhan dalam membangun bangsa," kata Wapres RI.

Dengan ditempatkannya para Purna Praja secara lintas provinsi, diharapkan menjadikan para Pamong Praja mementingkan kepentingan nasional dan menghilangkan ego sektoral untuk mementingkan daerah asal masing masing.

"Anda memiliki tugas beragam di wilayah yang tentu belum dikenal lantaran bukan daerah asal. Jangan mementingkan Pemda masing masing, itu sebabnya, Anda tidak di tempatkan di daerah setempat tapi di tempatkan di lintas provinsi agar murni mementingkan kepentingan nasional bukan daerah. Penempatan Anda semua akan membuat PNS tidak bersifat  kedaerahan tapi bersifat nasional. Kita tidak ingin PNS terkotak-kotak antara PNS Pusat atau Daerah, karena tugasnya sama sama melayani masyarakat," tegasnya.

Dengan fokus Pemerintah untuk membangun daerah hingga ke perbatasan, membuat pembangunan tak lagi terbatas dan terpusat di perkotaan saja. Sehingga masyarakat semakin terbuka dan membutuhkan pelayanan yang cepat, efektif serta memangkas segala bentuk birokrasi.

"PNS harus memperbaiki birokrasi sebab, pembangunan telah masuk ke desa desa. Negara melalu Pamong Praja harus hadir untuk mensejahterakan masyarakat, PNS harus memperbaiki birokrasi, tidak lambat dalam bekerja, tidak berbelit-belit, karena melayani masyarakat adalah tugas utama," imbuhnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla juga mengucapkan selamat dan meminta para Pamong Praja yang dilantik untuk terus meneruskan cita cita bangsa.

"Selamat kepada Anda yang dilantik dan keluarga yang menyaksikan pelantikan. Teruskan cita-cita bangsa mencapai masyarakat yang adil dan makmur," pungkasnya.

Ibu Mufidah Yusuf Kalla mengawali apel Victory  dengan pelepasan balon. Sesaat sebelum meninggalkan kampus IPDN, Wapres RI, didampingi oleh Mendagri beserta Ibu dan Gubernur Jawa Barat menyempatkan diri untuk berfoto dengan 20 Pamong Praja Muda lulusan terbaik, pejabat utama IPDN, para Guru Besar IPDN dan para koordinator kontingen 34 Provinsi. 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait