Kemenpora dan Kemenko PMK Gelar Rakor

Bahas Sinkronisasi Persiapan PON XX dan Peprnas XVI Papua 2020

Bahas Sinkronisasi Persiapan PON XX dan Peprnas XVI Papua 2020

Kemenpora dan Kemenko PMK Rakor Persiapan PON XX 2020 Mendatang di Jakarta. Foto Ist.

Jakarta (katakabar) - Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Esa Sukmawijaya menghadiri Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalian Persiapan Peneyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua 2020 di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, pada Rabu (7/8) kemarin pagi.

Rakor itu dilaksanakan untuk memastikan perhelatan besar PON XX di Papua 2020 mendatang dapat berjalan sukses.

Kemenpora berdasarkan, Inpres No.10 tahun 2017, bertugas untuk mensukseskan upacara pembukaan, upacara penutupan PON dan kepastian peralatan pertandingan. 

"Kemenpora berkaitan dengan tugas tugas seperti, penyiapan upacara pembukaan, upacara penutupan, peralatan pertandingan, dan perangkat pendukung pertandingan hingga penyelenggaraan," kata Kabiro Perencanaan dan Organisasi Kemenpora, Esa.

Soal peralatan pertandingan, ternyata masih ada kaitannya dengan anggaran APBD. Itu artinya, setelah rakor, masih akan ada rapat khusus dengan pihak pihak terkait seperti, PB PON, pemda, pemprov serta percepatan technical delegate meeting, ujar Esa pada rapat yang bertujuan untuk mempercepat persiapan penyelenggaraan PON dan Peparnas Papua.

Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Shuida menimpali, pihaknya  ingin memastikan menuju 440 hari menjelang PON Papua 2020.

"Penyelenggaraan PON tidak hanya tugas dari Pemprov Papua tapi tugas dari bangsa untuk kita semua. Perlu ada komitmen dan kerjasama kementerian, lembaga dalam mensukseskan hajat nasional ini."

Menurut Nyoman, PON Papua Tahun 2020 mendatang bakal dilaksanakan pada 20 Oktober hingga 2 November 2020, perhelatan pada 6 cluster di 6 kabupaten/kota dengan mempertandingkan 40 cabang olahraga, 69 disiplin sub cabor dengan 768 nomor pertandingan yang diikuti 34 CdM provinsi, 34 Kepala Daerah se Indonesia dan sekitar 23 ribu orang lebih bakal hadir di Bumi Cendrawasih, tandasnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :

Terkait